Selain Resident Evil, Ini 5 Game Horor Retro Terbaik

Sebelum Resident Evil, ada beberapa game horor yang ternyata kualitasnya bagus. Apa saja? Berikut ulasannya.


game horor

Resident Evil merupakan salah satu game yang sudah ada sejak tahun 1998 dan seketika namanya langsung meroket berkat ide dan gameplay-nya yang cukup baik serta diakui pada masanya. Hingga saat ini Resident Evil masih memiliki nama besar di industri game dan masih memiliki basis fans yang sangat banyak.

Tapi meski begitu, di masa sebelum Resident Evil, ada juga beberapa game horor retro yang diakui memiliki kualitas baik. Bahkan beberapa diantaranya menjadi pioneer dari lahirnya game-game horor di kemudian hari. Lantas selain Resident Evil, ada game horor retro apalagi yang bisa kita anggap terbaik? Berikut ulasannya.

1. The Dark Seed (1992)

game horor

Yang membuat Dark Seed menjadi sesuatu yang menakutkan adalah di game ini gamer diberikan jangka waktu terbatas yang membuat pemain harus menyelesaikan pemain sesegera mungkin. Ya, kalian hanya perlu tiga jam untuk menyelesaikan permainan ini. Gilanya, jika eksekusi yang kalian lakukan terhadap salah satu puzzle tidak benar, maka hal tersebut bisa berakhir kegagalan.

BACA JUGA: Mindblowing! 5 Easter Egg Terunik di Dalam Video Game

Game buatan dari H.R Giger ini juga menempatkan dunia parallel unik untuk melakukan perjalanan. Selain batas waktu, game ini juga menyimpan banyak momen horor yang membuatnya menjadi salah satu game horor retro terbaik selain Resident Evil.

2. The 7th Guest (1993)

game horor

Game petualangan orang pertama secara historis selalu menjadi hal yang relevan di berbagai era termasuk di era jadul sekalipun. Di game ini, game membuat penggunaan video full-motion dan grafis tiga dimensi yang membuatnya jadi salah satu game dengan visual terbaik yang pernah ada. Game ini dijual lebih dari dua juta copy.

Gameplay dari game ini didasari pada teka-teki dan bagi kalian yang sukses menyelesaikannya, kalian bisa membuka sebuah FMV yang membuat kalian mengetahui cerita dari game tersebut. Cerita menjadi salah satu yang terbaik di game ini dan membuat kita bertanya-tanya apalagi yang akan terjadi selanjutnya.

3. Alone in the Dark (1992)

Alone in the Dark merupakan sebuah game pertama yang menggabungkan antara tiga dimensi dengan dua dimensi yang membuatnya menjadikan sebuah mekanisme tank control. Mekanisme ini kemudian mengilhami Resident Evil yang membuatnya memiliki nama besar. Tapi di tingkat kesulitan, Alone in the Dark berbeda dari Resident Evil. Alone in the Dark lebih susah karena ada banyak sekali musuh yang harus kalian hindari dan di sisi lain kalian harus menyelesaikan banyak sekali teka-teki.

Meskipun grafisnya tak masuk menjadi salah satu yang terbaik, namun atmosfer permainan yang terinspirasi dari H.P Lovecraft masih bisa kita rasakan hingga hari ini. Meski kemudian Alone in the Dark sudah tenggelam, namun pengaruhnya yang besar tetap tak akan pernah bisa dilupakan.

4. System Shock (1994)

game horor

Bahkan hingga hari ini, System Shock tetap dianggap layak dan menarik untuk dimainkan. Selain itu, game ini juga sedikit banyak berpengaruh terhadap perkembangan game horor. Di dalam game tersebut, gamer harus melakukan banyak hal dalam menjelajahi sebuah kapal untuk mengalahkan makhluk jahat bernama A.I Shodan.

Gameplay yang dimiliki sangat baik bahkan di System Shock 2, mereka berhasil mempertahankan keasyikan yang sama. Warren Spector selaku produser pun susah untuk menghilangkan pengaruh dari System Shock di karya selanjutnya dan pengaruh ini dia tuangkan ke dalam salah satu karya yakni Deus Ex.

5. D (1995)

Ini salah satu game horor lainnya yang di mana gamer harus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikannya. Ya, D hanya memberikan gamer dua jam untuk menyelesaikan semua tantangan yang ada. Parahnya, kalian harus banyak melakukan percobaan trial dan error ketika melewati bagi tertentu.

Menyajikan cerita dan misteri yang susah ditebak, game ini bahkan masih memiliki daya tarik di bagian itu bahkan di industri game modern sekalipun. Di dalam game ini kalian akan diajak menjelajahi sebuah rumah sakit di mana ayah dari sang protagonis baru saja melakukan pembunuhan besar-besaran. Kemudian sang protagonis mengetahui beberapa hal mengapa sang ayah bisa melakukan hal keji tersebut.

Game ini cukup sukses bahkan sekuel keduanya dibuat. Tapi sayangnya, sekuelnya tak sesukses seri pertama karena kegagalannya masuk ke PlayStation akibat developer dari game ini berselisih dengan Sony selaku pemilik dari PlayStation.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.