Untuk setiap kisah sukses console, tentu saja ada juga yang gagal. Console ini memiliki performa di bawah standar dari console sukses lainnya. Console ini sebelumnya sempat dijual namun kemudian disingkirkan oleh kompetisi lebih cepat daripada perkiraan.
BACA JUGA: 5 Game Horor Paling Seru Dimainkan Bersama Teman Part 1
Uniknya, meski console ini gagal, nyatanya ada game dahsyat yang diluncurkan di sana. Penasaran apa saja game dahsyat yang diluncurkan di console yang gagal total? Gimbot bakal memberikan rekomendasi lengkapnya untuk kamu.
1. Snatcher

Sega CD merupakan salah satu console yang ternyata gagal di pasaran. Namun di sisi lain, ini merupakan console beruntung karena ada satu game legendaris yang diluncurkan di sana yaitu Snatcher. Ini merupakan game cyberpunk yang ciamik di mana menceritakan agen Junker Gillian Seed dan temannya Metal Gear mengejar robot pencuri identitas yang disebut Snatchers.
Versi CD Sega adalah satu-satunya versi yang diluncurkan untuk Barat, lengkap dengan akting suara yang sangat solid untuk tahun 1990-an.
2. Star Control II

Jika mendirikan Electronic Arts tidak cukup untuk Trip Hawkins, dia juga membantu memproduksi 3DO. Tidak seperti beberapa saingannya yang lebih terkenal, 3DO sebenarnya mendapat daya tarik luar biasa kala itu. Bahkan beberapa game di port ke sana seperti Super Street Fighter 2 Turbo dan Samurai Showdown 2 yang menarik buat pasar Asia.
Sayangnya console ini tetap gagal. Untungnya, console ini pernah kedatangan satu game dahsyat bernama Star Control II. Pemain harus merekrut sekutu di seluruh kosmos untuk melepaskan diri dari cengkeraman Ur-Quan dalam petualangan luar angkasa strategis yang ciamik.
3. Tempest 2000

Dengan perangkat kerasnya yang rumit, pengontrol yang dahsyat, dan add-on CD yang lumayan bagus, sayangnya Atari Jaguar malah melempem. Iklannya meminta orang untuk mengetahui bahwa 64 bitnya di atas 32 bit PlayStation. Tetapi kekuatan tidak cukup jika tidak dapat dimanfaatkan untuk membuat game yang bagus. Untungnya, di console ini ada game bernama Tempest 2000 yang diakui secara kritis.
Sekuel dari game arcade tahun 1980-an ini menampilkan gameplay yang sama dan menarik di mana pemain berpindah dari satu jalur ke jalur lain untuk meledakkan musuh. Desainer Jeff Minter (dari ketenaran TxK dan Polybius) baru saja membumbuinya dengan power-up baru, level bonus, mode 2 pemain, dan grafis “Melt-O-Vision” psychedelic.
Kerennya, game ini dirilis ulang di PS4, Xbox One, Switch, dan PC di Atari 50: The Anniversary Collection.
4. Knightmare Tower

Tidak disangka kotak putih mungil ini muncul di sampul majalah sebagai langkah maju untuk bermain game. Ouya adalah console berbasis Android yang akan memberi pengembang platform untuk bereksperimen sesuka mereka.
Meski Ouya dianggap gagal, console ini punya beberapa game berkualitas tinggi salah satunya adalah Knightmare Tower. Ini awalnya adalah game flash dan iOS di mana kamu harus naik ke sebuah menara untuk menyelamatkan 10 putri dengan meretas berbagai macam monster di 70 level.
Meski sederhana, game ini membuat ketagihan untuk bermain dan memiliki banyak konten yang ditawarkan.
5. The Legend of Zelda: Wind Waker HD

Wii U harus diakui merupakan salah satu console yang gagal di pasaran. Console ini masih punya salah satu game andalan yaitu The Legend of Zelda: Wind Walker HD. Ini meningkatkan permainan aslinya di berbagai aspek dengan kontrol yang disederhanakan.
Dengan hadirnya game ini, setidaknya Wii U ini masih bisa dibanggakan oleh pengembangkan.
