Elden Ring menjadi sebuah game terbesar yang diluncurkan tahun 2022. Game ini sukses terjual hingga 12 juta kopi kurang dari satu bulan sejak peluncurannya di bulan Februari lalu. Seperti diketahui kesuksesan game ini tak lepas dari peran SDM yang ada di dalamnya. Butuh waktu selama bertahun-tahun untuk menciptakan sebuah game fantastis yang dicintai oleh jutaan penggemarnya ini. Dan tentu saja sudah banyak tenaga dan pikiran dihabiskan selama proses pengembangan game.
BACA JUGA: Call of Duty: Warzone Bakal Segera Hadir di Platform Android
Nah, belum lama ini ada sebuah fakta yang cukup mengejutkan, di mana banyak para pegawai FromSoftware yang memberikan ulasan negatif untuk perusahaan, karena upah dan kondisi kerja yang buruk selama hampir satu dekade berjalan. Ulasan buruk ini bisa dilihat lewat situs Career Connection, di mana banyak mantan karyawan atau yang masih aktif menyatakan ketidakpuasan tentang tempat kerja mereka, dan perlu untuk diubah segera.
Seperti yang bisa dilihat di situs tersebut, FromSoftware saat ini memiliki rating 2.6 dari 5.0, dengan detail rating 2.2 untuk kepuasan pekerjaan, 4.2 untuk intensitas tempat kerja, 2.6 untuk manajemen ster, dan 1.9 untuk kompensasi. Selain itu ada juga informasi tentang pendapatan tahunan rata-rata yang mencapai sekitar 29 ribu dolar (sekitar Rp 415 juta) yang terbilang cukup menonjol, mengingat pengembangan game ini berbasis di Tokyo, kota yang terkenal dengan biaya hidup yang tinggi di Jepang.
Selain itu, rata-rata karyawan FromSoftware dilaporkan telah lembur lebih dari 40 jam per bulan tanpa kompensasi apa pun. Apabila ada kompensasi, nilainya cukup rendah. Beberapa karyawan pun menyatakan bahwa lembur merupakan hal yang biasa, di mana setiap departemen harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja setiap hari, bahkan pada akhir pekan dan hari libur nasional.
Selain dikritik masalah upah, FromSoftware tampaknya menjadi sebuah perusahaan yang tidak ramah bagi para wanita, di mana beberapa karyawan mengaku tidak ada perlakuan khusus untuk wanita yang hamil dan sedang mengasuh anak. Sebagian besar para wanita yang akan melahirkan diharapkan untuk meninggalkan perusahaan.
Gimana guys? Masih tertarik untuk bekerja di kantor developer game?
