RetroStyle Games resmi mengumumkan Flame and Blame, game co-op first-person untuk maksimal empat pemain. Premisnya sederhana: kalian satu regu pemadam kebakaran, dan kalian sangat buruk dalam pekerjaan itu.
Setiap panggilan dimulai dari markas. Ambil perlengkapan, setir truk ke lokasi, sambungkan selang ke hidran, lalu semprot. Fisikanya sengaja dibuat kacau. Semprotan selang bisa melempar pemain ke seberang ruangan, kapak dipakai untuk menjebol pintu dan tembok, dan usaha menyelamatkan satu tanaman hias bisa berakhir dengan rumah yang kebanjiran.

Ancamannya bukan cuma api. Ada kabel listrik terbuka, gas bocor, sampai tornado api. Warga yang terjebak asap harus diseret keluar dan dipasangi masker oksigen. Yang perlu diselamatkan juga termasuk hewan peliharaan, tanaman, dan seekor panda yang kebingungan. Kalau mentok, trampolin pun boleh dipakai.
Game ini dirancang untuk co-op online, tapi tetap bisa dimainkan sendirian. Halaman Steam-nya mencantumkan rilis 2027 untuk PC dan dukungan 20 bahasa. Spesifikasi minimumnya Intel Core i5, RAM 8 GB, dan GeForce GTX 1050.
Untuk sekarang game ini belum bisa dimainkan. Menurut developer, playtest publik dibuka Desember nanti, dan pendaftarannya sudah tersedia di Steam. RetroStyle juga mengklaim halaman Steam-nya sudah mengumpulkan lebih dari 10 ribu wishlist dan 3 ribu pendaftar playtest sebelum pengumuman resmi.
Satu catatan: di halaman Steam, developer menyebut sebagian concept art dan materi promosi dibuat dengan bantuan AI generatif yang lalu disunting tim mereka. Mereka menegaskan tidak ada konten AI yang dihasilkan langsung di dalam game.
Halaman Steam: Flame and Blame

