Film live action Street Fighter terbaru sudah bisa ditonton di bioskop Indonesia mulai Rabu (14/10). Jadwal ini dua hari lebih cepat dari penayangan di Amerika Serikat yang dijadwalkan 16 Oktober.
Film ini disutradarai Kitao Sakurai dan digarap Legendary Pictures bersama Capcom. Andrew Koji memerankan Ryu, Noah Centineo menjadi Ken Masters, dan Callina Liang mengisi peran Chun-Li. Di Indonesia, filmnya didistribusikan Paramount Pictures Indonesia.



Ceritanya berlatar tahun 1993, ketika Street Fighter II sedang merajai arcade. Nuansa era itu tidak cuma muncul lewat kostum dan musik. Untuk adegan kilas balik Ryu dan Ken, tim produksi memakai animasi tradisional yang digambar tangan frame demi frame dengan acuan gaya animasi 90-an.
Menurut distributor, film ini punya 14 adegan pertarungan utama. Koreografinya mencampur Shotokan, Goju-Ryu, Judo, Wushu, Tai Chi, dan Kung Fu supaya jurus-jurus dari game tetap terlihat masuk akal di layar. Callina Liang disebut berlatih lima sampai enam hari seminggu demi tendangan khas Chun-Li.
Ada cerita kecil dari Noah Centineo. Ia mengaku dulu sering main Street Fighter sampai larut malam di mesin arcade milik sepupunya, dan karakter andalannya bukan Ken, melainkan Blanka.
Di luar bioskop, Paramount Pictures Indonesia menyiapkan beberapa aktivitas untuk penggemar. Salah satunya tantangan Smash the Car di Indonesia Comic Con 2026, yang meniru bonus stage menghancurkan mobil di Street Fighter II. Ada juga parade cosplay Street Fighter di Car Free Day Jakarta bersama FTL Gym.
“Melalui filmnya, kami ingin membawa kembali energi tersebut ke layar lebar sekaligus memberikan pengalaman baru bagi penonton yang mungkin baru mengenal Street Fighter,” kata Julius Daniel Suhakri, Head of Marketing Paramount Pictures Indonesia.
Trailer dan info film tersedia di situs resmi Street Fighter.

