Savvy Gaming Group secara resmi telah mengakuisisi esport organizer ESL beserta dengan FaceIt dengan nilai 1,5 miliar dollar atau sekitar Rp 21.5 triliun. Setelah akuisisi ini kedua perusahaan esport ini akan di merger menjadi ESL FACEIT Group . Savvy Gaming Group merupakan perusahaan yang didukung penuh oleh Public Investment Fund Arab Saudi.
BACA JUGA: Bos Xbox Inginkan Keberadaan Sistem Banning yang Bisa Berlaku di Semua Platform
Sebelum ESL diakuisisi, esport organizer ini dimiliki oleh Modern Times Group, di mana perusahaan ini didirikan tahun 2000 oleh Ralf Reichert dan Jens Hilgers. Menjadi esport organizer yang cukup tua, ESL sukses menjadi salah satu penyelenggara turnamen esport terbesar di dunia, yang telah menggelontorkan hadiah dengan nilai fantastis.
Esport organizer yang memiliki lebih dari 600 karyawan ini dikenal sebagai tuan rumah di berbagai event seperti ESL One, Intel Extreme Masters, ESL Pro Tour, dan ESL Play. Untuk judul game yang sering digunakan ESL untuk turnamen mereka yakni, Counter–Strike: Global Offensive, Dota 2, dan StarCraft.
Sementara FaceIt, merupakan salah satu platform game kompetitif terkemuka di dunia, yang dikenal lewat event Esports Championship Series dan menjadi tuan rumah di London Major 201 untuk game Counter–Strike: Global Offensive.
Pengumuman resmi tentang merger dengan FaceIt juga disampaikan oleh ESL lewat akun Twitter mereka.
“Esport adalah tentang memulai jalan Anda sendiri, menghadapi tantangan di game, dan menjadi juara dunia suatu hari nanti. Inilah inti dari apa yang telah dibangun oleh FaceIt dan ESL secara independen, sampai sekarang. Sekarang kami menjadi satu tim.” bunyi postingan Twitter ESL.
Baik ESL dan FaceIt akan dipimpin oleh orang yang sama, di mana Craig Levine (ESL) dan Niccolo Maisto (FaceIt) akan menjabat jadi co–CEO, sementara salah satu pendiri ESL, Ralf Reichert akan pindah ke executive chairman.
“Dengan menyatukan kemampuan untuk saling melengkapi ini, dan tentu saja berkat dukungan Savvy Gaming Group (SGG), kami akan mengembangkan platform secara jangka panjang guna mendukung seluruh ekosistem game yang kompetitif dan menghasilkan nilai lebih bagi semua stakeholder secara berkelanjutan.” Kata Maisto dalam pengumuman resminya.
