Apex Legends adalah salah satu game battle royale modern yang sampai sekarang masih banyak dimainkan. Pertama kali dirilis pada awal tahun 2019, sebagai jawaban serta pesaing dari PUBG yang kala itu meledak. Sekarang, memasuki umurnya yang sudah lebih dari 5 tahun, kesehatan dari game ini masih terpantau bagus, dan EA juga masih ingin mendorongnya lebih jauh.
Apex Legends sendiri adalah game yang gratis untuk dimainkan, tapi di dalamnya kalian akan menemukan miktrotansaksi penjualan item. Game ini tidak membawa konsep pay to win, dan konten yang kalian beli sepenuhnya hanya untuk visual dimata saja. Walaupun seperti itu, pendapatan yang didapatkan oleh game ini tercatat sangatlah besar bagi EA.
BACA JUGA: God of War Ragnarok Jadi Game Selanjutnya dari PlayStation yang Siap Tuju PC!

Belum lama ini, pihak EA telah mengumumkan kalau sampai sekarang, Apex Legends telah memberikan $3-4B, atau setara juga dengan 48 sampai 64 triliun rupiah. Selama 5 tahun, pendapatan tersebut bisa mereka hasilkan, menjadikan gamenya sebagai salah satu game live service serta battle ground terbaik yang ada di market saat ini.
Melihat performa dari Apex Legends yang bagus dan umurnya yang dipastikan bisa jangka panjang ini, EA siap berkomitmen tinggi kepada masa depannya. Andrew Wilson selaku CEO dari EA mengatakan kalau timnya ingin membuat game ini lebih luas lagi.
Membuat karakter baru dalam dunia besar ini adalah salah satu cara yang dipersiapkan oleh EA untuk masa depannya.

Apex Legends sendiri memang sempat mendapatkan kritik dengan sistem transaksi jual beli dalam game mereka yang memiliki beberapa hal aneh. Namun, melihat pendapatan yang didapatkannya, sepertinya mayoritas pemain lebih suka dengan sistem seperti itu.
Kalian juga mungkin bisa saja menjadi salah satu pemain yang rajin menghabiskan uang untuk membeli konten dalam game ini.
