ESA Secara Resmi Mengumumkan Pembatalan E3 2020


Setelah banyak rumor yang muncul, ESA akhirnya secara resmi membatalkan E3 2020 akibat wabah Coronavirus yang tidak kunjung membaik.

e3-2020-batal-featured

Akibat Coronavirus, banyak event game besar yang pada akhirnya harus dibatalkan. Salah satunya adalah pameran game terbesar yaitu E3 2020 yang harusnya diadakan tanggal 9 sampai 11 Juni 2020 nanti.

Rumor dibatalkannya E3 2020 memang sudah muncul sejak mewabahnya Coronavirus. Dengan banyaknya event yang dibatalkan akibat wabah tersebut, spekulasi dan kekhawatiran akan nasib E3 2020 juga tentunya muncul.

Spekulasi tersebut menguat ketika tanggal 11 Maret 2020 lalu, publisher indie Devolver Digital membuat sebuah Tweet. Isinya adalah himbauan ke semua orang untuk membatalkan tiket dan booking hotel mereka untuk E3. Mengingat Devolver adalah salah satu perusahaan yang akan hadir di E3 2020 ditambah dengan rumor dari berbagai pihak, banyak yang menganggap bahwa pembatalan tersebut hanya masalah waktu dan konfirmasi dari ESA sebagai penyelenggara E3 2020.

Malam tadi, ESA akhirnya mengumumkan secara resmi bahwa E3 2020 dibatalkan. Dalam pengumuman resminya, alasan di balik pembatalan ini adalah demi menjaga kesehatan dan keamanan semua orang mengingat saat ini wabah Coronavirus di Amerika Serikat sedang memburuk.

Tapi ESA sendiri sepertinya tidak mau tahun 2020 berakhir tanpa ada E3, entah bagaimana bentuknya. Dalam pengumuman yang sama, mereka mengatakan tengah berkoordinasi untuk memberikan pengalaman E3 secara online. ESA akan mengumumkan rencana tersebut secara detail di bulan Juni 2020 nanti.


Sebelum wabah Coronavirus, E3 memang sudah dilanda banyak masalah mulai dari skandal data pengunjung dan jurnalis yang bocor, serta banyaknya nama besar yang memutuskan untuk tidak ikut serta di E3 2020.



Tapi seperti yang disebutkan jurnalis Kotaku Jason Schreier, E3 adalah tempat banyak pelaku industri game bertemu. Artinya banyak kesempatan dan peluang bisnis yang terjadi hanya dengan berada di event tersebut, entah dari sekadar bertukar kontak sampai membuat kesepakatan kerja sama. Ini tentu secara tidak langsung merugikan berbagai pihak, dan kita hanya bisa berharap hal yang sama tidak terjadi lagi dalam waktu dekat.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...