Tak Disangka! Ini 5 Dongeng Populer yang Muncul di The Witcher 3

CD Projekt Red menggunakan beberapa dongeng populer ke dalam The Witcher 3. Referensi ini membuktikan kapasitas CD Projekt Red sebagai developer jenius.


Dongeng Populer yang Muncul di The Witcher 3

Dongeng merupakan salah satu hal yang cukup digemari di seluruh dunia. Biasanya, dongeng diposisikan sebagai sebuah pengantar tidur bagi anak-anak atau dijadikan metode pembelajaran. Namun meski banyak digunakan, akan tetapi referensi dongen di sebuah game sangat jarang dilakukan terlebih lagi yang intens dan terus menerus.

Tapi hal tersebut sepertinya tak berlaku pada CD Projekt Red yang menggarap The Witcher 3: Wild Hunt beberapa tahun yang lalu. Benar, CD Projekt Red sukses membuat sebuah DLC bernama Blood and Wine yang di dalamnya merupakan kisah penutup dari Geralt of Rivia yang kini berpetualang di desa Toussaint. Jika kalian sadar, di Toussaint, CD Projekt Red banyak memasukan unsur dongeng di dalamnya.

Ya, beberapa misi benar-benar lekat kaitannya atau terilhami dari dongeng-dongeng populer yang pernah ada. Kira-kira ada dongeng apa saja? Berikut ulasannya.

1. Three Little Pig

Witcher

Kalian yang pernah menceritakan sejumlah dongeng tentu tidak asing dengan dongeng Three Little Pig yang menceritakan tiga babi yang membangun rumah mereka dari berbagai bahan baku seadanya yang ternyata sangat buruk. Tiga babi kecil itu membuat perlindungan demi bertahan dari serangan serigala jahat yang ingin menghancurkan rumah mereka. Akhirannya tentu saja serigala tersebut tidak mampu menghancurkan rumah tiga babi kecil tersebut yang akhirnya dibuat dari batu bata.

BACA JUGA: Salah Satu Pencipta Game Horor Terbaik, Ini Profil Frictional Games

Di The Witcher 3 DLC Blood and Wine, ada sebuah misi yang membuat kalian harus menasehati babi-babi tersebut untuk membuat rumah yang lebih kokoh. Untuk membuktikannya, kalian bisa menggunakan spell card untuk membuktikan apakah bangunan itu sudah cukup kuat dan sesuai prosedur atau tidak.

2. The Boy Who Cried Wolf

Bagi yang tahu, dongeng yang satu ini menceritakan seorang manusia yang berbohong kepada penduduk desa bahwa desa mereka sedang diserang oleh serigala. Hingga akhirnya serigala benar-benar menyerang desa dan penduduk desa tidak ada yang mempercayainya. Di Blood and Wine, kalian bakal menemukan misi serupa dan yang harus kalian lakukan adalah melakukan hal sebaliknya yang dikatakan oleh si bocah yang berbohong itu.

Bagi yang belum tahu, The Boy Who Cried Wolf merupakan salah satu dari sederet Aesop’s Fable yang merupakan seorang pendongeng kenamaan.

3. Rapunzel

Witcher

Cerita Rapunzel adalah cerita di mana seorang putri terkurung di sebuah menara tinggi sendirian menunggu pangeran datang untuk menyelamatkan. Di The Witcher, dongeng ini menjadi salah satu referensi misi di Blood and Wine. Jika di cerita dongeng aslinya cerita ini berakhir bahagia, di Blood and Wine, semuanya berakhir duka dan sangat getir di mana Geralt yang menerobos menara tinggi menemukan mayat laki-laki yang ingin menolongnya yang bisa kita bilang dia merupakan pangeran. Selain itu sang putri tergantung, kaku, dan mati.

Dia terikat dengan rambutnya sendiri dan beberapa saat kemudian hantu dari sang putri akan menyerang kalian. Misinya adalah kalian harus mengalahkan hantunya tersebut.

4. Gadis Berkerudung Merah

The Witcher 3

Gadis Berkerudung Merah merupakan salah satu dongeng paling ternama di dunia. Ya, dongeng ini menceritakan perjalanan seorang gadis berkerudung yang ke rumah neneknya. Namun ketika dia ke sana, dia mendapati neneknya tak seperti yang dia kenal karena sang nenek sudah di makan di serigala dan yang ia temui di rumah neneknya adalah serigala. Ketika pertama melihat misi ini, saya sudah sadar bahwa ini adalah cerita Gadis Berkerudung Merah.

Di The Witcher, sang serigala melakukan hal buruk dengan membuang si Gadis Berkerudung Merah ke dalam sumur dan membunuhnya. Untuk menyelesaikan misi ini, gamer harus membawa jubah si gadis ke dalam sumur dan setelah ini akan ada pertarungan boss.

Untuk urutan misi tentunya tidak ada yang berubah di mana serigala akan menyamar menjadi nenek-nenek dan berbohong dengan Geralt. Geralt kemudian curiga dan mulai melakukan pencarian.

5. Gadis Korek Api

The Witcher 3

Cerita di sini adalah didasari oleh kisah penjual korek api karangan Hans Christian Andersen. Di versi aslinya, ada gadis kecil yang dipaksa menjual korek api oleh ayahnya tanpa alas kaki di salju. Dia kemudian mati kedinginan setelah melewati semuanya. Berbanding terbalik, di The Witcher: Blood and Wine, justru si gadis penjual korek sangat sehat bahkan pandai bernego dan yang dijual juga bukan korek api melainkan pita.

Dia bahkan berkelakar dengan Geralt sehingga di misi Gadis Korek Api ini, ada humor gelap yang dilontarkan. Di sini Geralt bisa bernego untuk membayar pita tersebut dengan karakter Syanna atau meninggalkannya.

Beli The Witcher 3: Wild Hunt GOTY Edition di Steam


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.