Pada era gaming sekarang ini, sudah bukan menjadi hal yang aneh ketika ada satu game yang booming dan dimainkan oleh banyak orang, tapi tidak berlangsung lama. Ada banyak sekali contoh game yang termasuk ke dalam kategori ini, salah satunya adalah Palworld. Game yang sempat meledak pada awal tahun kemarin, tapi sekarang gamenya sudah mulai meredup.
Bahkan, tidak sedikit orang yang mengatakan kalau Palworld sudah mati, atau dalam industri game istilah seperti ini disebut juga sebagai dead game. Istilah yang sudah sangat sering kalian dengar, karena memang untuk sekarang mudah saja komunitas gamers mengatakannya. Namun, developer dari game ini mengatakan kalau istilah seperti ini tidak akan mempengaruhi gamenya.
BACA JUGA: Kena Undur Terus, STALKER 2: Heart of Chornobyl Kembali Beri Tanggal Rilis Baru!

John “Bucky” Buckley, selaku community chief dari Pocketpair yang merupakan developer Palworld rajin sekali membantah atau berdebat tentang dead game. Belum lama ini, dalam sesi interview bersama Going Indie, disana beliau mengatakan kalau istilah seperti ini sudah tidak asing lagi. Namun, bukan berarti hal seperti ini akan membuat gamenya menghilang.
“Mainkan saja game yang kalian suka, jika kalian menyelesaikannya dalam satu hari, okey.
Good Job. Saya senang kalian menyukainya, lalu mainkan game selanjutnya.
Saya tidak suka menekan para pemain untuk memainkan satu game secara terus menerus setiap hari sampai berbulan-bulan.
Contohnya ada, League of Legends, Dota dan lainnya, karena mereka memang dibuat untuk seperti itu,” jelasnya.

Pesan beliau memiliki arti kalau pada akhirnya, kalian bisa memainkan game yang kalian suka tanpa perlu adanya dorongan. Sudah menjadi hal yang wajar jikalau ada pemain yang merasa bosan bermain game A, lalu berpindah ke game B. Palworld adalah salah satu kasus gamenya, dan pihak Pocketpair tidak akan memaksa pemainnya untuk terus mendorong untuk memainkan game ini.
