Deadrop Resmi Batal Rilis, Midnight Society Juga Dibubarkan!


Padahal konsepnya menarik.

Bagi kalian yang suka dengan dunia game FPS atau streamer yang memainkan game FPS, mungkin kalian mengenal Guy Beahm. Jika kalian tidak mengenalnya, mungkin kalian mengenalnya dengan nama personanya yakni Dr. Disrespect. Beberapa tahun yang lalu, beliau sempat mengumumkan akan ketertarikannya untuk membuat game FPS dia sendiri yang berjudul Deadrop.

Nama projeknya adalah Deadrop, dan dibuat dari studio baru yang dia juga bangun sendiri bernama Midnight Society. Awalnya, game ini memiliki respon yang cukup positif, dengan banyaknya orang dibuat penasaran dengan hasil akhirnya. Namun, baru saja kemarin pihak Midnight Society mengumumkan kalau projek ini telah dibatalkan.

BACA JUGA: MOBA Sepuh Heroes of Newerth Kembali Lagi dengan Bawa Nama Reborn!

Bukan sampai situ saja, tapi mereka juga mengumukan pembubarannya karena projek ini tidak memiliki arah yang jelas. Banyak orang sudah memprediksi kejadian ini memang, mengingat sebelumnya Dr. Disrespect sendiri yang terkena kasus cukup parah. Semenjak kasus tersebut, beliau keluar dari Midnight Society, dan sekarang studionya berjalan dengan tidak jelas sampai ditutup.

Deadrop dikerjakan oleh para veteran yang cukup ternama di dunia FPS, totalnya ada 55 developer yang sekarang tidak lagi memiliki pekerjaan berkat kejadian ini. Namun, untuk sekarang pihak Midnight Society sedang berusaha untuk mencari kesempatan bagi para developer berbakat ini. Dari projeknya sendiri, untuk sekarang statusnya telah dibatalkan setelah dikerjakan selama dua tahunan.

Deadrop sendiri awalnya direncanakan bisa menjadi game FPS yang agak berbeda dari game lain, dimana konsep yang dibawanya adalah, apa jadinya jika era 80an tidak pernah selesai. Sejauh ini, kita sudah sempat melihat beberapa hasil projeknya ketika masih dalam tahap development. Namun, sekarang kita sudah bisa mengatakan selamat tinggal kepada projek satu ini.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.