Satu Lagi Developer yang Terlibat Sengketa Dengan PQube


Hanya dalam seminggu, dua developer menceritakan kisah buruk mereka dengan PQube. Keduanya juga punya nada yang sama: eksploitasi.

corecell-aeternoblade-II-sengket-pqube-featured

Minggu lalu, developer game A Space For The Unbound dari Indonesia mengumkan bahwa game mereka ditunda tanpa kepastian akibat sengketa dengan publisher PQube. Alasannya adalah karena PQube terbukti mengeksploitasi posisi Mojiken dan Toke Production selaku developer di negara berkembang. Tapi imbasnya hingga hari ini hak rilis A Space For The Unbound untuk platform console masih dipegang oleh PQube.

Ternyata A Space For The Unbound bukanlah satu-satunya korban publisher tersebut. Kali ini giliran developer asal Thailand Corecell Technology yang angkat bicara karena salah satu game-nya, AeternoBlade II juga terlibat sengketa dengan PQube.

Melalui pernyataan resmi di halaman media sosialnya, Corecell menceritakan masalah yang mereka alami dengan PQube. Tahun 2019 lalu, AeternoBlade II rilis di Nintendo Switch, PS4, dan Xbox One di Eropa lewat PQube selaku publisher. Persetujuan antara kedua pihak adalah PQube akan membayarkan sejumlah uang dalam jumlah yang tetap ke Corecell (termasuk hasil penjualan).

Tapi jumlah yang dibayarkan belum penuh, dan hingga hari ini PQube belum membayarkan sisa uang tersebut.

Corecell berusaha memperjuangkan sisa uang yang jadi hak mereka, tapi tidak menemui titik terang.

Karena itulah Corecell kemudian memutus hubungan kerja sama dengan PQube di bulan September 2020. Tapi PQube menolak memberikan hak publishing AeternoBlade II dan terus menjual game tersebut (tentu saja mengambil semua hasil penjualan).

Karena potensi biayanya yang sangat besar, Corecell tidak menempuh jalan hukum atas sengketa ini.



Mereka meminta Nintendo, Sony, dan Microsoft untuk mencabut AeternoBlade II dari toko masing-masing platform. Sejauh ini, hanya Nintendo dan Sony yang mencabut game tersebut dari katalog mereka.

Tapi hilangnya potensi pemasukan dari AeternoBlade II di tahun 2020 merusak kondisi finansial Corecell. Mereka harus mengambil pekerjaan tambahan (kemungkinan kerja kontrak) untuk memperbaiki kondisi finansial tersebut.

Misi tersebut akhirnya terpenuhi, dan Corecell berjanji akan menambahkan konten baru untuk AeternoBlade II.

Ini menjadi kasus kedua yang melibatkan PQube dengan narasi yang sama yaitu PQube mengeksploitasi developer yang mereka naungi. Tidak hanya itu, mereka juga menolak untuk melepaskan hak rilis game buatan developer, bahkan kali ini mereka tetap menjual game tersebut dan mengambil hasil penjualannya.

Semoga saja para developer yang terlibat bisa menyelesaikan masalah ini, dan semoga saja ini jadi cerita terakhir yang melibatkan publisher tersebut.

corecell-aeternoblade-II-sengket-pqube
Sumber: Twitter @aeternoblade1

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...