Esport sepertinya memang sudah menjadi industri sendiri yang kekinian. Ramainya sebuah game esport juga menjadikan banyaknya bermunculan berbagai tim esport.
Tidak terlepas, tim esport ini juga menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Bisa dibuktikan dari banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang mulai mencoba “menceburkan” diri ke dalam industri esport ini.
Nah kira-kira perusahaan apa saja ya yang mencoba masuk ke dalam esport? Yuk kita simak!
BACA JUGA: 5 Gim Jadul ini Masih Populer Karena Banyaknya Mod!
1. KFC

Baru-baru ini perusahaan yang memiliki semboyan “jagonya ayam” mulai membuka sebuah unit baru yang fokus di esport. KFC membentuk sebuah unit berbentuk sebuah tim esport yang nantinya akan bertanding dengan nama KFC Gaming.
KFC Gaming ini pertama kali dikumandangkan melalui Twitter mereka sendiri bernama sama.
Untuk saat ini, KFC Gaming terlihat akan fokus pada game Fortnite Battle Royale yang juga populer di kalangan dunia.
Belum ada pernyataan bahwa KFC Gaming akan masuk ke game lainnya, tapi bisa saja nanti ada.
2. Indomie

Mungkin kita hanya tahu bahwa Indomie itu memiliki rasa yang luar biasa untuk mi instan. Ternyata Indomie juga memiliki esport di dalamnya.
Berbeda dengan KFC Gaming yang membuat sebuah tim, Indomie lebih kepada mensponsori sebuah pertandingan lomba esport di Australia yang bernama Australian Esport League.
Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa Indomie tidak mendukung esport di Indonesia? Tidak ada pernyataan resmi dari Indomie mengenai hal ini.
Hanya saja mungkin Indomie memang memiliki strategi pemasaran sendiri, terutama untuk brand mie instan mereka di Australia!
3. Gojek

Aplikasi yang kekinian ini, ternyata memang sangat kekinian. Buktinya Gojek juga mendukung tim esport dengan memberikan sponsor kepada dua tim esport, yaitu Rex Regum Qeon dan EVOS Esports.
Rex Regum Qeon dan EVOS Esports sendiri adalah tim yang fokus pada game Dota 2 dan Mobile Legends dan termasuk dua tim yang kuat di Indonesia.
4. Fiesta Black Tea

Untuk brand ini cenderung cukup unik. Fiesta Black Tea, sebuah brand minuman teh kemasan yang diproduksi oleh PT. Singa Mas Indonesia.
Fiesta Black Tea mendukung esport dengan membuat sebuah akun media sosial di Twitter dan Instagram, dan selalu memberikan berbagai informasi esport. Fiesta Black Tea juga kerap mensponsori serta mengadakan sebuah acara esport.
5. Kratingdaeng

Nah minuman berenergi ini ternyata juga sangat mendukung esport. Kratingdaeng membuat sebuah unit acara dengan tajuk IEC, singkatan dari Indonesia Esports Championship.
IEC sendiri adalah sebuah turnamen atau kompetisi di mana berbagai player esport dapat menemui tim-tim profesional pemain Mobile Legends dan PUBG. Dalam sesi ini setiap pengunjung bisa berbagi pengalaman dan saling tanya jawab.
Ada juga Game Exhibition di mana setiap pengunjung dapat mencoba bermain game, lalu ada temu komunitas dan juga acara Door Prize. IEC terakhir diadakan pada bulan September 2018 untuk tahun ini.
6. Telkomsel

Telkomsel ternyata juga mendukung esport, melalui salah satu unit mereka yang bernama Dunia Games. Persis dengan IEC, Dunia Games membuat sebuah unit event yang memiliki tajuk IGC (Indonesia Games Championship).
Serupa dengan IEC, IGC memiliki beberapa sesi yang di mana para pengunjung bisa bertemu para tim profesional, game exhibition, cosplay competition dan tentu saja turnamen esport.
Selain Mobile Legends, berbagai game esport juga dipertandingkan di sini, seperti AOV, Dota 2 bahkan LINE Let’s Get Rich.
7. AXIS

Diam-diam AXIS ternyata mendukung esport juga melalui kerja sama dengan perusahaan esport amatir dari Inggris, Ultimo Hombre untuk penyelenggaran event esport di Indonesia.
Kerjasama tersebut mencakup rencana penyelenggaraan event pertama dari seri “Ultimo Hombre AXIS Pyramid League” di Indonesia, yang menargetkan gamer dari segala usia. Event ini sudah berlangsung pada 10-11 Agustus 2018, di The Hall, Senayan City, Jakarta.
Nah itu dia berbagai brand yang mendukung tim esport. Dari hal ini semakin menunjukkan bahwa industri esport cukup menjanjikan di dunia, termasuk Indonesia!
