Black Myth: Wukong Sebenarnya Sudah Siap Rilis ke Xbox, Tapi Ada Masalah Kontrak

Ada alasan tersembunyi ternyata.


Black Myth: Wukong masih menjadi topik yang hangat dalam dunia game saat ini, tapi bukan hanya karena kesuksesannya saja. Tidak perlu diragukan lagi kalau game ini termasuk ke dalam salah satu game terbesar yang rilis tahun ini.



Hanya saja, masih ada satu console yang sampai sekarang masih belum bisa mengakses game ini yang tidak lain adalah Xbox.

Ketika game ini dirilis beberapa minggu yang lalu, pemain Xbox masih belum bisa mengakses game ini karena memang belum dirilis. Namun, menurut informasi yang dibagikan oleh IGN, alasan kenapa Black Myth: Wukong belum bisa dirilis ke Xbox adalah karena masalah kontrak. Game ini diketahui memiliki kontrak dengan PlayStation, sehingga tidak bisa dirilis ke console lain secara sembarangan.

BACA JUGA: CD Projekt Red Umumkan Mereka Masih Punya Projek Rahasia!

IGN bahkan mengatakan kalau sebenarnya Black Myth: Wukong sendiri tidak memiliki masalah teknis untuk versi Xbox. Ketika melakukan testing, tidak ada permasalahan besar yang ditemukan, tidak ada bug atau apapun itu. Versinya sudah siap dan tinggal mereka rilis saja kapanpun, tapi karena terikat kontrak maka pihak developer tidak bisa berbuat banyak.

Terakhir kali pihak Game Science selaku developer memberikan update tentang game ini untuk versi Xbox ada ketika acara Summer Game Fest. Di sana mereka mengatakan kalau pihaknya masih harus bekerja untuk memperbaiki versi Xbox. Namun, informasi tersebut dinilai salah karena alasan sebenarnya memang bukan tentang teknis gamenya.

Bagi kalian para pengguna Xbox, tenang saja karena dengan adanya berita ini bukan berarti Black Myth: Wukong tidak akan dirilis ke sana.

Sama seperti beberapa kasus lainnya, di mana game eksklusif seperti ini bisa saja dirilis ke console lain di masa depan. Hanya saja untuk sekarang, tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh Game Science selagi masih terikat kontrak.

Bagikan artikel ini

Arshi

Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.