Biaya Pembuatan Forspoken Capai Rp. 1,54 Triliun, Hasilnya Malah Gagal!


Nail in the coffin.

Beberapa hari yang lalu kita sempat memberikan artikel tentang kekecewaan pihak Square Enix terhadap game terbaru mereka yakni Forspoken. Dalam artikel tersebut, Yosuke Matsuda selaku salah satu petinggi dari perusahaan ini mengatakan kalau hasil dan respon yang diberikan kepada game mereka cukup membuat Square Enix merasa tertekan.

Bagaimana tidak? Forspoken adalah game besar yang levelnya adalah triple A, dan ekspektasi yang diberikan kepadanya cukup tinggi. Apalagi, setelah kita mengetahui berapa biaya yang dihabiskan oleh Square Enix untuk membuat game ini. Menurut informasi terbaru dari salah satu developer game ini, Allison Rumer mengatakan lewat LinkedIn kalau Forspoken menghabiskan setidaknya $100 juta atau setara juga dengan 1,54 triliun rupiah.

BACA JUGA: President Naughty Dog Konfirmasi Telah Memilih Game Selanjutnya, Nama The Last of Us Part 3 Tidak Dikonfirmasi!

Kalian tidak salah dengar, walaupun hasilnya cukup mengecewakan dan terlihat tidak mewah, biaya yang dibutuhkan untuk membuat Forspoken mencapai satu setengah triliun rupiah. Angka tersebut bisa menjadi salah satu game produksi studio Jepang termahal saat ini, angkanya hampir setara dengan game sekelas Final Fantasy. Melihat biaya yang tidak sedikit, tapi hasil dan respon yang didapatkannya sangat jauh dari ekspektasi, tidak heran jika Square Enix merasa tertekan.

Tidak lama setelah game ini dirilis dan mendapatkan hasil yang cukup mengecewakan, Square Enix langsung membubarkan Luminous Productions selaku developer di balik gamenya. Studio tersebut kembali ditarik ke perusahaan utama, dan dengan keputusan ini maka Luminous Productions tidak akan lagi bisa membuat game mereka sendiri.

Melihat sisi positifnya, Yosuke Matsuda juga mengatakan kalau mereka masih bisa mendapatkan hal baik dari hasil game ini. Fitur gameplay dari sistem parkour dan magic combat yang digunakan dalam game ini bisa kembali digunakan untuk projek selanjutnya. Forspoken memang mendapatkan respon yang buruk, tapi masih ada beberapa fitur yang masih bisa dimanfaatkan karena responnya tidak terlalu jelek.

Lewat semua kekacauan yang harus dialami oleh Forspoken dan Square Enix, sepertinya mereka tidak akan melanjutkan kisah dari game ini. Namun, rencana konten DLC yang berjudul “In Tanta We Trust” masih akan dikerjakan untuk update masa depan, dan bisa saja konten DLC tersebut akan menjadi konten terakhir dari franchise Forspoken.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.