Sony baru saja mematenkan versi penyempurnaan dari teknologi upscaling berbasis AI miliknya, PSSR, yang bertujuan untuk menghadirkan performa lebih mulus pada konsol PS5 Pro. Saat ini, PSSR bekerja dengan tingkat presisi penuh setiap saat.
Namun, pada adegan permainan yang sangat intens, beban kerja AI yang berat ini justru sering kali memicu penurunan frame rate atau memaksa sistem menurunkan resolusi internal secara drastis untuk menjaga stabilitas.
Menanggapi masalah tersebut, paten terbaru Sony mengusulkan sistem penyesuaian dinamis. Melalui teknologi ini, sistem AI akan secara otomatis menurunkan tingkat presisinya sedikit saat terjadi adegan yang sangat membebani hardware—seperti ledakan besar atau kerumunan karakter yang padat—dan akan segera kembali ke tingkat presisi penuh saat beban kerja berkurang.

Pendekatan ini memungkinkan konsol untuk memprioritaskan kelancaran gameplay tanpa harus mengorbankan kualitas visual secara permanen.
Tujuan utama dari sistem cerdas ini adalah meminimalkan risiko frame drop yang tiba-tiba dan mencegah pergeseran resolusi yang terlihat kasar di mata pemain. Alih-alih menurunkan resolusi gambar secara keseluruhan, sistem akan beradaptasi secara real-time untuk menjaga keseimbangan antara performa yang stabil dan kejernihan gambar yang maksimal.
Dengan optimasi ini, PS5 Pro diharapkan mampu memberikan pengalaman bermain yang lebih konsisten, bahkan di momen-momen paling stres bagi perangkat keras.
