Pengaruh Struktur Sirkuler terhadap Arsitektur Midgar di Final Fantasy VII Remake


Square Enix ingin menampilkan Midgar yang lebih realistis di FFVII Remake, termasuk bagaimana struktur kota mempengaruhi desain arsitekturnya.

Tanggal perilisan Final Fantasy VII Remake semakin mendekat, dan game tersebut mulai menunjukkan potensi sebagai salah satu remake terbaik yang pernah ada. Setelah Square Enix merilis versi demo untuk publik melalui PS Store beberapa waktu lalu, kita telah melihat setinggi apa kualitas produksi yang akan mereka tawarkan. Seandainya kualitas itu terus terjaga sepanjang game, bukan tidak mungkin Final Fantasy VII Remake akan menyabet gelar Game of the Year 2020.

BACA JUGA: Impresi Demo Final Fantasy VII Remake â€“ Mohon Ampun, Lord Nomura!

Kalau kamu belum sempat mencoba demo tersebut tapi penasaran pada isinya, kamu bisa baca dulu artikel ulasan Gimbot di atas. Dari sekian banyak aspek menarik Final Fantasy VII Remake, salah satu yang menonjol adalah betapa Square Enix sangat peduli detail. Banyak adegan yang di game orisinalnya hanya muncul sebentar, atau kurang dramatis, kini dirombak besar-besaran. Karena itulah daripada remake, game ini rasanya lebih tepat disebut “perwujudan sempurna” dari visi kreator aslinya.

Midgar Ditampilkan Lebih Realistis

Bangunan di Final Fantasy VII Remake punya skala lebih realistis

Belum lama ini PlayStation Blog menerbitkan hasil wawancara dengan Yoshinori Kitase dan Naoki Hamaguchi yang bertindak sebagai produser dan co-director Final Fantasy VII Remake. Mereka mengungkap sejumlah fakta menarik di balik keputusan desain remake tersebut. Pada dasarnya mereka ingin menciptakan sesuatu yang lebih besar, namun masih terasa familier bagi para fans.

Salah satu perubahan paling drastis yang mereka lakukan adalah perbandingan ukuran antara karakter dengan bangunan-bangunan yang ada di Midgar. Karena Final Fantasy VII orisinal memiliki gaya visual super deformed, ukuran bangunan di game itu pun tidak sesuai dengan skala bangunan yang seharusnya. Akibatnya, kota Midgar jadi terasa kecil, padahal seharusnya ini adalah kota yang besar sekali.

Desain bangunan dirancang detail, baik di luar maupun di dalam

Square Enix mengubah ukuran seluruh bangunan sehingga lebih besar, dan membuat Midgar jadi terasa jauh lebih luas. Mereka merancang peta yang menggambarkan isi seluruh Midgar, termasuk tempat-tempat yang tidak dikunjungi di dalam game-nya. Square Enix juga ingin menunjukkan seperti apa kehidupan sehari-hari masyarakat Midgar, yang bisa kamu saksikan sebagiannya di video opening Final Fantasy VII Remake.

Mungkin aspek desain yang paling menarik dari Midgar versi remake ini adalah arsitektur. Karena ingin suasana realistis, Square Enix juga harus memastikan bahwa desain kota Midgar yang sirkuler itu bisa diterapkan di dunia nyata. Mereka harus merancang bagaimana tiap sektor didesain, seperti apa struktur pilar yang menyangganya, bagaimana terowongan-terowongan terhubung, dan seterusnya.

Pekerjaan konstruksi tidak pernah berhenti di Midgar

Midgar adalah kota dengan bentuk yang sangat unik. Di tengah kota terdapat sebuah bangunan raksasa milik Shinra Electric Power Company, kemudian bangunan ini dikelilingi oleh wilayah-wilayah yang disebut Sector. Akan tetapi seluruh Sector tersebut tidak menapak di atas tanah, melainkan “melayang” di atas pilar-pilar raksasa yang menyangganya.

Pada akhirnya wilayah di bawah tiap Sector juga dihuni oleh penduduk tersendiri, namun daerah ini cenderung lebih kumuh dan masyarakatnya lebih miskin dari penghuni permukaan atas Midgar. Kota Midgar itu sendiri pada awalnya hanya diciptakan untuk tempat tinggal karyawan Shinra Electric Power Company, dan sebagai karyawan sebuah perusahaan raksasa seperti Shinra, kehidupan penduduknya jelas jauh lebih terjamin.

Midgar Adalah Kota yang Terus Berkembang

Daerah kumuh (slums) menunjukkan ketimpangan sosial yang besar

Keunikan lainnya yang dulu tidak tersampaikan di Final Fantasy VII orisinal adalah bahwa Midgar selalu berkembang. Kota Midgar awalnya dibangun dari tengah, dekat dengan bangunan utama Shinra. Namun seiring Shinra membesar, kota Midgar ikut meluas ke arah luar, menghasilkan struktur sirkuler seperti sebuah pizza.

Sepanjang kejadian Final Fantasy VII pun, perkembangan ini sebetulnya terus berjalan. Karena itu kita akan melihat banyak pekerjaan konstruksi serta bangunan setengah jadi di mana-mana. Aspek uniknya adalah, karena kota di lapisan dalam dan luar lingkaran dibangun pada era yang berbeda, Square Enix merancang agar nuansa bangunannya berbeda juga.

Sebagian kota Midgar terasa lebih kuno dari bagian lainnya

Shinra Electric Power Company didirikan pada tahun 1976 (dalam kalender Final Fantasy VII), sementara kejadian di dalam game ini berlangsung di tahun 2007. Itu artinya ada perbedaan sebesar lebih dari tiga dekade antara peradaban di lapisan dalam dan lapisan luar. Square Enix berjanji bahwa perubahan ini akan kamu temukan di dalam Final Fantasy VII Remake.

“Idenya adalah bahwa kota ini dibangun dari tengah ke arah luar,” ujar Yoshinari Kitase. “Kamu juga bisa merasakan perbedaan gaya arsitektur seiring kamu bergerak menjauhi pilar sentral, dengan gedung-gedung pencakar langit mengisi tepian kota. Kami telah melakukan usaha yang cukup banyak agar kamu merasa bahwa kota ini semakin modern seiring pembangunannya mengarah ke luar.”

Tingginya perhatian pada detail menunjukkan bahwa Square Enix serius ingin menghasilkan pengalaman terbaik bagi para fans. Ini kita baru berbicara soal struktur kota. Belum hal-hal lain yang tak kalah penting seperti cerita, perkembangan karakter, gameplay, sistem Materia, dan sebagainya. Rasanya sudah tak sabar sekali ingin memainkan Final Fantasy VII Remake saat terbit di tanggal 10 April nanti. Bagaimana denganmu, apakah dompetmu sudah siap?


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.