Tak bisa dipungkiri bahwa dalam beberapa tahun terakhir, genre Battle Royale menjadi sangat populer dan menggebrak pasar industri game. Ada banyak jutaan gamer yang secara aktif memainkan game bergenre ini. Pasar video game kini tak hanya sebatas konsol dan PC saja, di mana saat ini mobile menjadi salah satu platform yang diandalkan para gamer untuk memainkan game favorit mereka. Tingginya pemain game mobile, membuat developer game ternama menghadirkan game mereka ke ranah mobile. Dan salah satu yang terbaru dan cukup hype adalah Apex Legends Mobile.
BACA JUGA: Server Gran Turismo 7 Mati Selama 30 Jam, Ini Penyebabnya
Di Indonesia sendiri Apex Legends mobile secara resmi telah diluncurkan secara terbatas pada tanggal 8 Maret 2022. Tidak hanya Indonesia, ada beberapa negara yang juga bisa berpartisipasi dalam fase khusus ini, termasuk Singapura, Selandia Baru, Malaysia, Australia, Meksiko, Filipina, Argentina, Kolombia, dan Peru.
Hadirnya Apex Legends mobile memang telah dinantikan oleh para penggemarnya, namun sayang telah beredar kabar bahwa game ini telah diserbu oleh para cheater. Menurut laporan dari pengguna Reddit, cheat yang digunakan oleh para pemain tak bertanggung-jawab ini adalah wallhack dan aimbot. Masalah ini memang seharusnya tidak boleh dianggap remeh, karena jika tidak ada tindakan yang tepat, maka para pemain berpotensi untuk meninggalkan game.
Sementara itu, Respawn Entertainment juga telah mengetahui permasalah ini dan mereka telah berusaha untuk memberantas para cheater di Apex Mobile Legends. Beberapa tindakan seperti mengembangkan sistem DDoS yang lebih baik, melakukan banned ke para cheater secara manual, dan menerapkan sistem pendeteksi cheat yang lebih cepat dan efisien.
Sayangnya, hal tersebut tidak cukup membuat puas para pemain, di mana banyak dari pemain yang terlanjur kecewa menginginkan Respawn Entertainment lebih tegas menghadapi para cheater ini dan berharap perusahaan selain melakukan banned ke para cheater, juga memasang anti-cheat yang bagus, seperti yang dimiliki game pesaingnya, yakni Valorant dan Rainbow Six Siege.
