Bermain serial RPG yang berumur puluhan tahun seperti Final Fantasy tentu punya pengalaman yang tidak bisa diperoleh dari serial lain. Jika kamu sudah bermain banyak judul game Final Fantasy, kamu akan melihat banyak hal yang familier di semua game-nya, mulai dari musuh hingga beberapa nama yang sepertinya selalu muncul. Biasanya nama-nama dan figur familier ini juga biasanya disambut cukup positif.
Apapun game Final Fantasy pertamamu, saya rasa tidak ada yang pengalaman yang lebih menarik daripada menemui satu hal baru yang ternyata merupakan langganan di serial ini. “Menarik” di sini tidak selamanya senang dan kagum. Kadang, pengalaman menemui sesuatu untuk pertama kalinya bisa memberikan kesan mengerikan, dan saya rasa itulah yang terjadi ke semua pemain ketika pertama kali menemui Tonberry.
Menebar Teror Dengan Pisau Dapur

Tonberry adalah salah satu monster umum yang ada di Final Fantasy dan selalu jadi langganan di banyak game dari serial ini. Pertama kali muncul di Final Fantasy V, monster ini tidak pernah mengalami perubahan penampilan hingga saat ini.
Monster ini selalu berbentuk seperti kadal kecil yang berdiri dengan dua kaki. Kulitnya umumnya berwarna hijau dan mulus dengan mata kuning yang kosong. Ia selalu menggunakan jubah kusam yang sepertinya kebesaran untuk badan mungilnya, dan memegang lentera serta pisau dapur. Umumnya ia selalu kamu temui sendirian tanpa didampingi monster lain atau sesama jenisnya.
BACA JUGA: Into The Breach — Layak Beli Atau Tidak?
Ketika bertemu Tonberry untuk pertama kalinya, saya rasa ada banyak pemain yang meremehkan monster ini. Jika tidak, kamu mungkin bingung apa yang bisa dilakukan oleh monster ini. Ketika bertarung, Tonberry biasanya bergerak/berjalan sangat lambat. Ketika akan menyerang, ia akan mendekat sangat perlahan ke arah anggota party-mu. Melihat itu, insting RPG-mu pasti langsung mengatakan bahwa ia bisa diserang dengan bebas karena ia hampir tidak melakukan apa-apa.
Tapi kemudian ia ada di depan anggota party-mu dan membunuhnya hanya dengan satu serangan. Kamu mungkin langsung panik atau bingung, tapi tetap menyerang yang justru membuatnya mengeluarkan serangan yang tidak kalah kuat. Belum selesai mencerna apa yang terjadi, ia sudah bersiap mengincar target berikutnya untuk dibunuh. Kejutan yang ia hasilkan, serta “kenangan” buruk atas kejutan tersebutlah yang membuat karakter ini iconic di serial Final Fantasy.
Tonberry dikenal dengan satu serangan khasnya yang dikenal dengan sebutan Chef Knife. Ketika mengenai target, gerakan ini akan selalu membunuh targetnya, atau menghasilkan damage yang sangat besar. Selain itu ia juga punya skill yang menghasilkan damage berdasarkan musuh yang dibunuh oleh target sepanjang permainan. Jadi jika karaktermu sudah menghabisi banyak monster, bersiaplah mati menelan semua “dendam” dari para monster tersebut.
Masalah yang dihadirkan Tonberry tidak berhenti di situ saja. Meskipun kecil, Tonberry dikenal alot atau paling tidak punya HP yang sangat besar. Artinya kamu perlu waktu agar dia bisa mati, dan selama itu ia akan berjalan perlahan menusuk satu per satu anggota party-mu. Menyiapkan Phoenix Down atau Raise jadi sebuah kewajiban ketika menghadapi monster ini.
Saya rasa hampir semua pemain Final Fantasy tidak siap ketika pertama kali dihadapkan dengan Tonberry. Tidak siap di sini bukan hanya tidak menyangka dengan apa yang bisa ia lakukan, tapi juga dihabisi satu per satu. Pemain yang siap mungkin “selamat” dari pertemuan pertama mereka dengan Tonberry. Namun terlepas dari itu, bertemu dengan Tonberry jadi sebuah momen yang mengerikan.
Bagaimana pengalaman pertamamu bertemu Tonberry di Final Fantasy. Apakah kamu lolos dalam keadaan hidup, atau kamu dibantai habis?
