WFH tentu menjadi salah satu berkah tersendiri bagi banyak banyak orang khususnya gamer karena mereka menjadi punya waktu luang untuk menyelesaikan berbagai macam game yang biasanya susah untuk mereka selesaikan. Termasuk saya yang punya kesempatan untuk menyelesaikan salah satu game terbaik yang dulu sempat tak bisa diselesaikan yaitu Uncharted Series.
Game besutan Naughty Dog ini benar-benar layak diakui sebagai salah satu game aksi platformer terbaik yang bisa dimainkan. Salah satu sebabnya adalah karena mereka memiliki Nathan Drake selaku protagonist di dalam game ini. Nathan Drake sukses memainkan perannya dengan baik sebagai seorang penjelajah harta karun hingga membuat saya berpikir bahwa Nathan Drake memiliki berbagai hal spesial yang dia miliki sehingga membuatnya jadi karakter yang ikonik.
Bicara soal Nathan Drake, Naughty Dog membuat karakter ini menjadi karakter yang cerdas dan pintar. Untuk menjelajah dan memecahkan berbagai teka-teki di tempat penjelajahannya, akan sulit jika Nathan Drake diplot sebagai karakter yang bodoh atau karakter yang intelegensinya biasa saja. Karena untuk memecahkan berbagai teka-teki dibutuhkan intuisi yang luar biasa di samping modal mentalitas seorang pemberani.
BACA JUGA: Beberapa Hal yang Harus Kamu Lakukan Saat Membeli PlayStation 4 Second
Lihat saja bagaimana dia terkadang berani beradu argument dengan Sullivan yang notabene lebih berpengalaman darinya dan terkadang juga berdebat dengan Elena Fisher yang tak kalah cerdasnya. Tak jarang pemikirannya yang out of the box juga membuatnya lolos dari berbagai kebuntuan yang mengancam nyawanya.
Bersaing dengan sejumlah penjelajah lain, Nathan Drake berhasil selalu berada satu langkah di depan para pesaingnya berkat intelegensi dan intuisi yang Naughty Dog sematkan kepadanya.
Memiliki Sisi Manusiawi

Tapi meskipun dia cerdas dan mampu selalu keluar dari situasi paling mengerikan sekalipun, Nathan tetaplah manusia. Unsur kemanusiaan ini yang tak sama sekali dihilangkan oleh Naughty Dog. Masih ada unsur manusia di mana Nathan juga punya rasa takut misalnya rasa takut ketika dia harus lompat dari pesawat di El Dorado atau terperangkap di pesawat pada awal Uncharted 2.
Tak hanya soal mentalitas, Nathan yang terkenal ahli melumpuhkan lawan lewat kontak fisik juga dibuat semanusiawi mungkin di mana dia kalah baku hantam dengan Nadine Rose yang punya kemampuan bela diri di atasnya. Nathan bahkan harus bertarung berdua dengan kakaknya, Samuel untuk sekadar mengalahkan Nadine.
Unsur manusiawi ini membuat Nathan Drake di sisi lain tetap punya kelemahan meskipun memiliki keunggulan di sisi lainnya lagi. Kita tak melulu disajikan bagaimana hebatnya Nathan namun juga ditunjukan soal betapa bodohnya karakter yang satu ini terkadang.
Bahkan sifat kemanusiaannya ini sangat nampak jika yang jadi sasaran dari lawannya adalah keluarga atau sahabatnya yang dia kasihi. Lihat saja ketika dia sama sekali tidak tega untuk menghajar mantan sahabatnya, Rafe di Uncharted 4 atau berkelakar bahwa dia tidak mau memukul wanita ketika kalah dari Nadine Rose.
Tak Jarang Melakukan Aksi Kocak

Dari sisi sifat, melihat aksi Nathan Drake harus diakui serupa seperti melihat aktor kelas atas sebagai pemeran sebuah film. Meski cerdas, ahli tembak, dan ahli bertarung, kenyataannya Nathan Drake kerap menghiasi aksinya dengan berbagai aksi konyol dan kocak. Sebagai seorang protagonist, dia tak membosankan sama sekali.
BACA JUGA: Gak Usah Takut! Ini 5 Tempat Terbaik Hindari Polisi di NFS Heat
Tak melulu pemberani atau diisi dengan ketakutan, Nathan terkadang kerap melemparkan punch line kocak di momen terdesak sekalipun. Bahkan ketika tersasar di pulau antah berantah pun Nathan tetap mampu membuat gamer tertawa. Sebagai protagonis, hanya Dante Devil May Cry yang mampu menyaingi kekonyolan dan kocaknya seorang Nathan Drake.
Kekonyolan ini menjadi nilai plus dari seorang Nathan sebagai seorang protagonis yang membuatnya diingat terus menerus.
Masa Lalu yang Kompleks

Faktor lain yang membuatnya begitu mantap sebagai seorang protagonis di game Uncharted adalah Naughty Dog peduli dengan masa lalu Nathan Drake. Tak hanya dijelaskan melalui cutscene super singkat, gamer akan hook dengan Nathan Drake karena Naughty Dog memberikan porsi lebih mengenai masa kecil Nathan jauh sebelum dia menjadi seorang penjelajah andal.
Kiash masa lalunya diberikan porsi yang cukup banyak di Uncharted 3 dan Uncharted 4. Bahkan di seri keempat kita diperkalkan masa kecil hingga masa remaja Nathan dengan penuh emosional. Naughty Dog seakan tahu betul jika masa lalu juga bisa dijadikan alat untuk menciptakan seorang protagonis ikonik dibandingkan terus menonjolkan sisi superior dari seorang karakter tersebut.
Perlu diketahui, di masa kecil Nathan Drake tak selihai ketika dewasa. Sam yang merupakan kakaknya mengajarinya menjadi seorang penjelajah harta karun andal dimulai dari mencuri rumah-rumah orang. Masa lalu ini juga menjelaskan silsilah keluarga Nathan Drake yang membuatnya memang benar seorang manusia yang punya asal usul.
Kesimpulan
Nathan Drake memang menjadi faktor terbesar yang membuat Uncharted Series dianggap sebagai game terbaik. Tanpa kecerdasan Naughty Dog dalam meramu karakter Nathan Drake, mustahil Uncharted akan meledak karena sejatinya, di samping gameplay menawan, harus ada cerita dan karakter yang membuat game tersebut hidup. Nathan Drake sebagai salah satu protagonis terbaik terlalu sayang untuk hilang dan dilupakan di industri game.
