Platform etalase gim indie ternama, Itch.io, akhirnya mengambil tindakan tegas untuk membersihkan platformnya dari banjir gim buatan kecerdasan buatan atau generative AI.
Melalui pernyataan resminya di platform X, pihak Itch.io mengonfirmasi telah mengapus beberapa terabita data yang dikategorikan sebagai AI slop setelah mengalami lonjakan masif halaman gim baru dalam dua bulan terakhir.
Just deleted a couple terabytes of ai slop 😌
— itch.io (@itchio) November 3, 2026
Berdasarkan grafik internal Itch.io, jumlah pembuat halaman gim baru meroket dua kali lipat, dari sekitar 3.000 halaman per hari pada awal Agustus menjadi lebih dari 6.000 halaman per hari pada akhir Oktober. Namun, lonjakan dramatis tersebut tidak diiringi oleh peningkatan jumlah pengunduhan maupun transaksi pembelian dari para pengguna.
Meski Itch.io tidak secara langsung menyebutkan kata “AI” dalam pengumuman resminya, akun resmi mereka merespons pertanyaan pengguna terkait lonjakan tersebut menggunakan kombinasi emotikon wajah lelah dan robot.
Sebagai platform yang memungkinkan siapa saja mengunggah gim secara gratis tanpa proses kurasi ketat, Itch.io selama ini sangat mengandalkan kejujuran para pembuat konten. Kreator diwajibkan mengisi kolom AI Disclosure pada pengaturan proyek mereka jika menggunakan materi buatan AI.
In order to better control what you see, we’re adding Generative AI disclosure filtering to few more places on the site where it was critically lacking, including our search results page https://t.co/Z9dXncxdgx
— itch.io (@itchio) November 3, 2026
Kebijakan ini sebenarnya telah diwajibkan untuk kategori asset pages sejak November 2024—di mana aset AI tanpa tag resmi akan langsung dicopot dari halaman pencarian utama. Meski demikian, pengisian klausa AI tersebut masih bersifat opsional saat kreator membuat halaman gim baru.
Guna memperketat pengawasan, Itch.io kini memperluas kewajiban AI Disclosure ke kategori lain seperti tabletop games, buku, komik, hingga album musik. Platform ini juga menyuntikkan fitur filter pencarian baru bertajuk “No AI”. Ketika fitur ini diaktifkan pada katalog gim terbaru, jumlah hasil pencarian langsung menyusut drastis dari 1,77 juta gim menjadi hanya sekitar 432.000 gim. Penyusutan ini terjadi karena sistem filter otomatis menyembunyikan halaman gim yang kreatornya tidak mengisi kuesioner keterbukaan AI. Sejauh ini, baru sekitar 132.000 gim di Itch.io yang secara jujur mencantumkan tag AI Generated.
Fenomena maraknya konten AI ini tidak hanya melanda Itch.io. Platform raksasa milik Valve, Steam, yang telah mewajibkan pengungkapan AI sejak Januari 2024, mengalami masalah serupa. Sekitar 31 persen gim yang rilis di Steam sepanjang tahun 2026 hingga pertengahan Juli tercatat mengonfirmasi penggunaan generative AI—melonjak signifikan dari angka 11 persen pada tahun 2024.
Hingga saat ini, pihak Itch.io belum membeberkan total pasti halaman yang telah dihapus serta belum mengumumkan apakah akan menerapkan aturan yang lebih mengikat di masa depan.

