Akhir 2001, rak toko game di Jepang dan Amerika kedatangan konsol yang bentuknya paling nyeleneh di generasinya. Bukan kotak hitam ramping, melainkan kubus mungil berwarna ungu dengan pegangan di bagian belakang, seperti tas bekal yang siap ditenteng ke rumah teman. Namanya Nintendo GameCube.
Tahun ini GameCube genap 25 tahun. Di Jepang konsol ini meluncur pada 14 September 2001, lalu menyusul di Amerika Utara pada 18 November 2001. Penjualannya memang kalah jauh dari PlayStation 2, tapi warisannya masih terasa sampai sekarang: dari Super Smash Bros. Melee yang masih dimainkan di turnamen, controller yang menolak pensiun, sampai koleksi game GameCube yang kini bisa dimainkan lagi di Nintendo Switch 2.
Di Throwback Thursday kali ini, kita bongkar perjalanan si kotak ungu, dari kode nama “Dolphin” sampai statusnya sebagai konsol kultus.
Dari “Dolphin” ke GameCube
Nintendo pertama kali mengumumkan konsol penerus Nintendo 64 dengan kode nama Dolphin pada 12 Mei 1999, menjelang E3. Waktu itu Nintendo sudah membocorkan arah teknisnya: prosesor PowerPC dari IBM, chip grafis yang dirancang bersama ArtX, dan media berbasis teknologi DVD dari Matsushita (Panasonic).
Beberapa minggu kemudian, IBM dan Nintendo mengumumkan kerja sama teknologi senilai sekitar 1 miliar dolar AS. Di pengumuman itulah nama “Gekko” untuk CPU-nya pertama kali muncul.
Nama GameCube sendiri baru diungkap pada 24 Agustus 2000 di Makuhari Messe, Jepang, sehari sebelum pameran Nintendo Space World 2000 dibuka. Laporan PC Watch dari acara itu mencatat rencana awal peluncuran Jepang pada Juli 2001, yang kemudian mundur ke September.
Kecil, tapi otaknya serius
Di balik bentuknya yang imut, GameCube adalah mesin yang cukup bertenaga untuk zamannya. Menurut lembar spesifikasi resmi Nintendo, konsol ini memakai:
- CPU IBM PowerPC “Gekko” 485 MHz
- Chip grafis dan sistem “Flipper” buatan ATI dan Nintendo, 162 MHz
- Memori utama 24 MB 1T-SRAM dari MoSys
- Disc optik 8 cm (sekitar 1,5 GB) berbasis teknologi Matsushita
- Dimensi sekitar 11,4 x 15 x 16 cm

Pilihan disc mini 8 cm itu unik. Kapasitasnya lebih kecil dari DVD biasa, dan GameCube standar tidak bisa memutar film DVD. Bagi yang ingin dua-duanya, Panasonic merilis Panasonic Q (SL-GC10) di Jepang pada 14 Desember 2001 seharga 39.800 yen. Versi ini memakai chip yang sama dengan GameCube, tapi bisa memutar DVD dan CD.

GameCube juga dirancang untuk terhubung dengan perangkat lain. Kabel link memungkinkan Game Boy Advance dipakai sebagai layar kedua atau controller, dan pada Januari 2002 Nintendo menyebut lebih dari separuh line-up GameCube tahun itu akan mendukung koneksi ke GBA. Untuk main online, Nintendo menjual modem adapter dan broadband adapter masing-masing 34,95 dolar AS, dengan Phantasy Star Online Episode I & II sebagai game online pertamanya. Satoru Iwata, yang saat itu memimpin perencanaan korporat Nintendo, berkata kepada GameSpot: “The profitable part of the online business is very likely several years away.” Sikap hati-hati itu membuat fitur online GameCube nyaris tidak dimanfaatkan.
Peluncuran tanpa Mario
Di Jepang, GameCube dijual 25.000 yen dengan tiga game pembuka: Luigi’s Mansion, Wave Race: Blue Storm, dan Super Monkey Ball. Di Amerika Utara harganya 199 dolar AS, dengan line-up yang ditambah Star Wars Rogue Squadron II: Rogue Leader dan Tony Hawk’s Pro Skater 3. Eropa baru kebagian pada 3 Mei 2002, disusul Australia pada 17 Mei 2002.
Yang paling bikin heran waktu itu: tidak ada game Mario di hari peluncuran. Yang ada justru adiknya, Luigi, dalam petualangan berburu hantu. Super Mario Sunshine baru datang pada 19 Juli 2002 di Jepang dan 26 Agustus 2002 di Amerika. Sampai sekarang, Nintendo tidak pernah memberikan penjelasan resmi soal keputusan ini.
Game-game yang bikin GameCube dikenang
Kalau bicara GameCube, banyak orang langsung ingat Super Smash Bros. Melee. Guinness World Records mencatatnya sebagai game GameCube terlaris dengan sekitar 7,07 juta kopi per 2013, angka yang berasal dari estimasi, bukan data resmi Nintendo. Melee juga punya umur kompetitif yang luar biasa panjang. Game ini sempat jadi bagian dari EVO, kembali ke panggung tersebut pada 2014 berkat penggalangan dana komunitas, lalu digantikan Smash Ultimate pada 2019. Meski sudah tidak ada di EVO, Melee masih dipertandingkan di turnamen besar seperti GENESIS X3 di San Jose pada Februari 2026.
Lalu ada Metroid Prime, garapan studio Amerika Retro Studios yang rilis 18 November 2002. Lewat game ini, Metroid pindah ke sudut pandang orang pertama untuk pertama kalinya, dan Samus pun memulai babak baru di bawah tangan studio Barat.
The Legend of Zelda: The Wind Waker punya cerita yang lebih dramatis. Saat gaya visual cel-shading-nya diperlihatkan pada 2001, banyak fans kaget karena berharap Link yang lebih realistis. Dalam sesi Iwata Asks bertahun-tahun kemudian, Satoru Iwata mengakui, “That announcement was shocking to Zelda fans.” Game ini rilis di Jepang pada 13 Desember 2002 dan di Amerika pada 24 Maret 2003. Gaya yang dulu bikin bingung itu justru membuat Wind Waker tetap enak dipandang sampai sekarang.

GameCube juga jadi rumah bagi kolaborasi yang dulu terasa mustahil. F-Zero GX dikembangkan Amusement Vision, studio milik Sega, dengan Toshihiro Nagoshi sebagai produser, hanya beberapa tahun setelah Nintendo dan Sega bersaing keras. Capcom juga sempat mengumumkan lima game untuk GameCube pada Desember 2002 yang dikenal sebagai “Capcom Five”. Dari kelimanya, Resident Evil 4 adalah yang paling terkenal. Game ini rilis di GameCube pada Januari 2005 sebelum akhirnya juga dibawa ke PS2.
Jangan lupakan juga Animal Crossing, yang di Amerika rilis pada 15 September 2002 dan membawa seri ini ke pemain di luar Jepang jauh sebelum era New Horizons, serta Pikmin dari Shigeru Miyamoto yang memperkenalkan genre strategi ala Nintendo.
Kalah jualan, tapi tidak dilupakan
Secara angka, GameCube memang kalah. Menurut data penjualan resmi Nintendo, total penjualannya 21,74 juta unit konsol dan 208,58 juta kopi software. Sebagai pembanding, Sony mencatat PS2 terjual lebih dari 155 juta unit, sementara Xbox generasi pertama dilaporkan terjual sekitar 24 juta unit (angka laporan media, bukan data resmi Microsoft).
Pada Februari 2007, Nintendo of America mengonfirmasi produksi GameCube dan game first-party untuknya sudah dihentikan. Tapi GameCube tidak benar-benar hilang. Penerusnya, Wii, dikembangkan tak lama setelah GameCube meluncur, dan model Wii awal (RVL-001) bisa menjalankan disc serta controller GameCube. Artinya, koleksi game GameCube kamu tetap bisa dimainkan di generasi berikutnya.
Controller yang menolak pensiun
Warisan GameCube yang paling unik mungkin justru controller-nya. Tombol A hijau yang besar, tombol B merah kecil, dan C-Stick kuning terbukti sangat nyaman untuk Smash. Saking populernya, Nintendo merilis GameCube Controller Adapter untuk Wii U pada 2014 demi Super Smash Bros. for Wii U, dan adapter yang sama masih didukung di Nintendo Switch untuk Smash Ultimate.
Di era Nintendo Switch 2, Nintendo bahkan membuat ulang controller-nya dalam versi wireless, lengkap dengan tombol C baru untuk GameChat. Menurut halaman dukungan Nintendo, controller ini dijual 64,99 dolar AS, hanya untuk member Nintendo Switch Online, dan hanya bisa dipakai di Switch 2.
Di mana bisa main game GameCube sekarang?
Cara resmi paling gampang adalah lewat Nintendo GameCube – Nintendo Classics di Nintendo Switch 2, yang tersedia sejak 5 Juni 2025 untuk pelanggan Nintendo Switch Online + Expansion Pack. Saat peluncuran, koleksinya berisi The Legend of Zelda: The Wind Waker, F-Zero GX, dan SoulCalibur II. Sejak itu, Nintendo rutin menambah judul seperti Super Mario Strikers, Chibi-Robo!, Luigi’s Mansion, Wario World, Fire Emblem: Path of Radiance, Pokemon XD: Gale of Darkness, Super Mario Sunshine, dan Star Fox Adventures, sehingga halaman resminya kini mencantumkan 11 judul.
Buat gamer di Indonesia, momen ulang tahun ke-25 ini terasa pas. Di era GameCube, konsol Nintendo di sini praktis hanya bisa didapat lewat jalur impor karena Nintendo belum punya distributor resmi. Situasinya akan berubah karena Nintendo resmi masuk Indonesia dan menyiapkan Switch serta Switch 2 untuk dijual secara resmi mulai Desember 2026. Kalau kamu penasaran apa saja yang sudah bisa dimainkan di konsol barunya, cek juga daftar game Nintendo Switch 2 saat rilis.
Dua puluh lima tahun kemudian, GameCube mungkin tidak pernah jadi konsol terlaris. Tapi untuk banyak gamer, kotak ungu berhandle ini adalah bukti bahwa konsol yang “kalah” pun bisa meninggalkan jejak yang jauh lebih panjang dari angka penjualannya. Minggu lalu kita sudah bernostalgia bareng GTA San Andreas di Throwback Thursday, dan minggu ini giliran Nintendo yang dapat panggung.
Sumber
- Nintendo IR: Dedicated Video Game Sales Units
- Nintendo: Nintendo GameCube Technical Details
- Iwata Asks: The Legend of Zelda: The Wind Waker HD
- GAME Watch: peluncuran GameCube di Jepang (14 September 2001)
- GameSpot: GameCube arrives in North America
- GameSpot: Nintendo announces GameCube online plans
- AV Watch: pengumuman Panasonic Q
- Kotaku: Capcom Five
- GamesRadar: No more GameCubes
- Nintendo: Nintendo GameCube – Nintendo Classics
- Guinness World Records: best-selling GameCube videogame

