Throwback Thursday: GTA San Andreas, Petualangan CJ yang Mengubah Open World

CJ pulang ke Grove Street, dan masalah ikut pulang.


CJ berjalan di jalanan Los Santos dengan mobil lowrider merah di belakangnya dalam GTA San Andreas Definitive Edition
Sumber: Rockstar Games

Awal 1990-an, seorang pemuda pulang ke Los Santos setelah bertahun-tahun pergi. Carl Johnson, yang lebih dikenal sebagai CJ, kembali karena ibunya meninggal. Belum sempat sampai rumah, dua polisi korup mencegatnya dan menjebaknya dalam kasus pembunuhan. Dari situ, perjalanan panjang menyeberangi seluruh negara bagian San Andreas dimulai.

Pada 26 Oktober 2026, Grand Theft Auto: San Andreas genap berusia 22 tahun. Momennya pas buat menoleh ke belakang, karena kurang dari sebulan lagi Rockstar merilis Grand Theft Auto VI pada 19 November 2026. Sebelum petualangan baru itu datang, yuk lihat lagi kenapa kisah CJ masih sering disebut sebagai salah satu GTA terbaik sepanjang masa.

Dari Vice City ke tiga kota sekaligus

San Andreas dikembangkan oleh Rockstar North, studio di Skotlandia yang sebelumnya menggarap GTA III dan GTA: Vice City. Menurut Obbe Vermeij, mantan technical director Rockstar North, tim kali ini mendapat waktu pengembangan dua tahun, dua kali lipat dari Vice City yang dikerjakan sekitar setahun. Rockstar juga menambah orang, termasuk tim yang baru selesai menggarap Manhunt. Menjelang rilis, Vermeij menyebut ada sekitar 80 developer yang mengerjakan game ini.

Vermeij juga blak-blakan soal motivasinya. Dalam tulisannya yang dirangkum Insider Gaming, ia menilai Vice City tidak banyak berinovasi, sehingga “another ‘re-skin’ wasn’t going to fly”. Artinya, sekadar ganti kota dan latar tidak akan cukup untuk game berikutnya.

Salah satu keputusan terbesar adalah soal peta. Rencana awalnya, tiga kota dipisah di peta berbeda dan dihubungkan dengan kereta atau pesawat, mirip GTA 1 dan GTA 2. Alasannya teknis: memori PS2 sangat terbatas. Lewat unggahan di X saat ulang tahun ke-20 game ini, Vermeij bercerita bahwa dengan peta terpisah, model skyline kota lain tidak perlu dimuat di memori. Ia sendiri ingin semua kota ada di satu peta, karena menurutnya penting bagi pemain untuk bisa menyetir dari satu kota ke kota lain. Pendapat itu akhirnya menang.

Hasilnya adalah satu negara bagian fiksi yang luas dengan tiga kota besar: Los Santos yang terinspirasi Los Angeles, San Fierro yang mengambil gaya San Francisco, dan Las Venturas yang jelas berkiblat ke Las Vegas. Di antaranya ada pedesaan, gurun, hutan, dan Mount Chiliad. Buat pemain yang terbiasa dengan satu kota di Vice City, skala ini terasa seperti lompatan besar.

Pemandangan gedung-gedung tinggi Los Santos saat matahari terbenam dalam GTA San Andreas Definitive Edition
Los Santos di GTA San Andreas versi Definitive Edition. Sumber: Rockstar Games

Rilis di puncak era PS2

San Andreas pertama kali dirilis untuk PlayStation 2 pada 26 Oktober 2004 di Amerika Utara, lalu 29 Oktober 2004 di Inggris, Eropa, dan Australia. Versi PC dan Xbox menyusul kemudian.

Waktunya tepat. PS2 saat itu sedang di puncak popularitas, dan GTA sudah jadi nama besar setelah GTA III dan Vice City. Rockstar juga menggandeng nama-nama Hollywood untuk mengisi suara, termasuk Samuel L. Jackson dan James Woods. Kombinasi konsol yang sedang laris dan seri yang sedang naik daun inilah yang membuat San Andreas cepat jadi omongan di mana-mana.

Sampul asli Grand Theft Auto: San Andreas bergaya ilustrasi panel dengan CJ dan karakter lain
Sampul asli GTA San Andreas saat dirilis di PS2 pada 2004. Sumber: Rockstar Games

Ceritanya berangkat dari Grove Street, lingkungan rumah keluarga Johnson. CJ harus membangun ulang geng lamanya, berhadapan dengan pengkhianatan, lalu terseret jauh ke luar Los Santos. Latar awal 1990-an terasa kental lewat musik, mobil, sampai gaya berpakaian, dan radio di dalam game jadi salah satu bagian yang paling diingat banyak pemain.

Kenapa San Andreas terasa beda

Kalau GTA III dan Vice City adalah soal mencuri mobil dan menuntaskan misi, San Andreas menambahkan lapisan yang lebih mirip RPG. CJ bisa makan, berolahraga di gym, dan melatih kemampuan menyetir, menembak, sampai berenang. Badannya bisa berotot atau malah gemuk, tergantung kebiasaanmu bermain. Kamu juga bisa mengganti potongan rambut, tato, dan pakaian.

Fitur ini ternyata bikin pusing tim pengembang. Vermeij mengakui, “The RPG elements caused real problems.” Contohnya, CJ yang terlalu banyak makan bisa jadi terlalu berat untuk memanjat dinding tertentu atau berlari cepat, sehingga beberapa misi berpotensi tidak bisa diselesaikan. Tim QA pun harus menguji jauh lebih banyak kemungkinan.

Ada juga cerita lucu dari sistem lapar ini. Menurut Vermeij, suara perut CJ yang keroncongan saat lapar ikut memicu rumor bahwa pemain bisa mendengar suara Bigfoot di Mount Chiliad. Siapa sangka, efek suara sederhana bisa melahirkan mitos yang bertahan bertahun-tahun.

Selain itu, San Andreas menambahkan mekanik stealth, wilayah geng yang bisa direbut, sepeda, pesawat yang bisa diterbangkan bebas, hingga banyak aktivitas sampingan. Vermeij bahkan menyebut stealth sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan karena fitur barunya sudah sangat banyak, tapi tim tetap memasukkannya. Ia menggambarkan keputusan itu sebagai bentuk ambisi yang agak terlalu percaya diri.

Biar makin nostalgia, begini tampilan asli GTA San Andreas di PS2 saat pertama rilis pada 2004. Geser untuk melihat screenshot lainnya.

  • CJ menarik pengemudi keluar dari mobil di jalanan Los Santos dalam screenshot asli GTA San Andreas 2004
  • Mobil merah klasik terparkir di depan toko dengan pejalan kaki dalam screenshot asli GTA San Andreas 2004
  • Anggota geng memegang dua senjata di depan mural saat senja dalam screenshot asli GTA San Andreas 2004
  • CJ mengendarai motor polisi dikejar helikopter dalam screenshot asli GTA San Andreas 2004

Kalau kamu ingat misi yang bikin frustrasi, kamu tidak sendirian. Gimbot pernah merangkum misi tersulit GTA San Andreas, dan beberapa di antaranya masih jadi bahan obrolan sampai sekarang.

Laris manis, lalu tersandung Hot Coffee

Secara penjualan, San Andreas adalah fenomena. Pada Maret 2005, kurang dari setengah tahun setelah rilis, Game Developer melaporkan game ini sudah terjual lebih dari 12 juta unit. Data NPD yang dikutip GameSpot pada Juni 2008 menempatkannya di posisi pertama game non-PC terlaris di Amerika Serikat, dengan 9,4 juta kopi. Time Extension menyebut San Andreas sebagai game terlaris di PS2 dengan lebih dari 17,33 juta kopi, dan lebih dari 27 juta unit di semua platform.

Namun, kesuksesan itu sempat tercoreng. Pada 2005, modder menemukan mini-game seksual yang dinonaktifkan tapi masih tersimpan di dalam disc. Konten yang dikenal sebagai “Hot Coffee” ini bisa diakses lewat modifikasi dan cheat pihak ketiga. ESRB kemudian mengubah rating game dari M (Mature) menjadi AO (Adults Only), dan banyak retailer besar menarik game ini dari rak.

Take-Two menyebut biaya akibat retur produk mencapai US$24,5 juta. Rockstar merilis patch untuk menonaktifkan Hot Coffee, memberi label ulang atau menarik stok lama, dan menerbitkan edisi baru dengan rating M tanpa konten tersebut. Pada Juni 2006, Take-Two dan Rockstar menyelesaikan kasus ini dengan FTC lewat kesepakatan yang mewajibkan keterbukaan konten yang relevan dengan rating.

Warisan yang masih terasa sampai sekarang

Banyak hal yang dulu terasa eksperimental di San Andreas kini jadi standar game open world: dunia luas tanpa loading antarkota, kustomisasi karakter, sampai statistik yang berubah sesuai kebiasaan pemain. Seri GTA sendiri berlanjut ke GTA IV dan GTA V, dan Los Santos kembali sebagai latar utama GTA V.

Pengaruhnya bahkan muncul di tempat tak terduga. Bulan ini, Gust mengumumkan bahwa Atelier Karia akan punya fitur tubuh karakter yang berubah kalau terlalu banyak makan, setelah survei pemain menunjukkan 78,9% responden menginginkannya. Media seperti Push Square langsung membandingkannya dengan sistem berat badan CJ. Dua dekade lebih berlalu, mekanik itu masih jadi patokan.

Dan tentu saja, menjelang GTA VI, nostalgia terhadap seri ini sedang tinggi-tingginya. Kalau kamu penasaran misi mana saja yang paling membekas dari seluruh seri, cek juga daftar misi paling memorable di seri GTA versi Gimbot.

Bandingkan dengan versi Definitive Edition yang bisa kamu mainkan sekarang:

  • CJ mengendarai perahu karet dengan jembatan merah San Fierro di latar belakang dalam GTA San Andreas Definitive Edition
  • Anggota geng Grove Street menembak dari jendela mobil di malam hari dalam GTA San Andreas Definitive Edition
  • CJ berdiri bersama anggota geng Grove Street berpakaian hijau di bawah jembatan dalam GTA San Andreas Definitive Edition

Di mana bisa memainkannya sekarang?

Cara paling mudah adalah lewat Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition, yang dirilis pada 11 November 2021. Versi San Andreas di koleksi ini diadaptasi oleh Grove Street Games, dengan pencahayaan baru, tekstur beresolusi lebih tinggi, jarak pandang lebih jauh, serta kontrol dan sistem bidik yang meniru GTA V. Versi digitalnya dirilis serentak untuk PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, dan PC lewat Rockstar Games Launcher. Versi fisiknya menyusul pada 7 Desember 2021 untuk sebagian platform.

Di Steam, Grand Theft Auto: San Andreas – The Definitive Edition tersedia sejak 20 Januari 2023 dengan harga Rp649.000 (dicek 21 Oktober 2026). Perlu dicatat, versi Steam ini belum mendukung bahasa Indonesia.

Buat yang lebih suka main di ponsel, Rockstar menghadirkan versi iOS dan Android sejak Desember 2013. Koleksi Definitive Edition juga sempat hadir untuk pelanggan Netflix Games mulai Desember 2023.

Jadi, sambil menunggu 19 November, mungkin ini saat yang pas untuk kembali ke Grove Street. Mau lewat Definitive Edition atau PS2 lama yang masih tersimpan, yang penting CJ pulang lagi.

Bagikan artikel ini

Brian

Brian

Kalau hidup adalah sebuah game, then life is a permainan. Astronaut of Gimbot.