Nostalgia 27 Tahun CTR, Puncak Kejayaan Balapan Maskot dan Perusak Pertemanan di Era PS1


Dua puluh tujuh tahun lalu, piringan CD PlayStation 1 melahirkan salah satu game balap paling fenomenal sepanjang masa.

Ketika Naughty Dog memutuskan untuk membawa maskot kebanggaan Sony ke dalam arena balap lewat Crash Team Racing (CTR), mereka tidak sekadar membuat saingan untuk Mario Kart. Mereka menciptakan sebuah standar baru game kart racing yang hingga hari ini masih memegang tahta tertinggi di hati para alumni rental PS1.

Sensasi mengendalikan Crash Bandicoot, Cortex, Tiny Tiger, hingga Coco Bandicoot di lintasan ikonik seperti Crash Cove atau N. Gin Labs adalah kenangan manis yang tak lekang oleh waktu.

Naughty Dog secara jenius meracik mekanisme gameplay yang tampak sederhana di permukaan, tetapi memiliki kedalaman skill yang sangat tinggi. Sistem Power Slide dan Turbo Boost berbasis timing menjadi kunci utama: memiringkan gokart, menekan tombol L1/R1 di momen yang tepat, dan mempertahankan akselerasi hingga mencapai kecepatan maksimal.

Bagi bapack sekalian yang sudah menguasai teknik Ultimate Sacred Fire (USF), meluncur mulus tanpa terputus di lintasan terasa seperti sebuah seni.

Tak hanya soal kontrol dan lintasan yang penuh shortcut rahasia, CTR juga dikenal sebagai game “perusak pertemanan” paling berkesan di zamannya. Ketegangan saat mengumpulkan empat stik PS1 lewat aksesori Multi-Tap selalu diwarnai teriakan penuh keseruan.

Momen ketika posisi pertama tinggal sejangkah dari garis finish namun mendadak dihantam Aku Aku, ditabrak Aku Aku/Uka Uka lawan, atau dijebak kotak peledak TNT/Nitro di tikungan sempit menjadi drama nostalgia yang tak bakal pernah terlupakan.

Selain mode Versus dan Battle yang riuh, mode Adventure milik CTR menyajikan eksplorasi yang sangat memuaskan. Petualangan mengumpulkan Trophy, CTR Tokens, hingga Relic demi menantang sang bos alien Nitros Oxide memberikan rasa pencapaian yang luar biasa.

Siapa yang bisa lupa perjuangan ekstra melawan Ripper Roo yang gemar menebar TNT, atau kecurangan Pinstripe yang terus-menerus melempar bom dari depan? Setiap bos punya pesona dan tingkat kesulitan yang membakar semangat pantang menyerah.

Kini, di usianya yang telah menginjak 27 tahun, CTR tetap berdiri kokoh sebagai salah satu warisan terbaik dari era keemasan konsol 32-bit. Meski konsol terus berganti generasi dan grafik semakin realistis, alunan musik yang energik serta sensasi melompat di atas ramp CTR akan selalu berhasil membawa kita kembali ke masa-masa indah rentalan yang penuh tawa.

Bagikan artikel ini

Junior

Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.