Pengembang Embark Studios secara resmi mengumumkan rencana pengujian fitur matchmaking berformat PvE murni untuk gim extraction shooter besutan mereka, ARC Raiders.
Melalui pengumuman di situs resminya pada 24 September, fase beta test untuk fitur ini dijadwalkan berlangsung singkat mulai 13 hingga 20 Oktober.
PvE mode is FINALLY coming to ARC Raiders!
— ARC Raiders Alerts (@ArcRaiderAlerts) September 24, 2026
🔸Embark will test a PvE matchmaking toggle from Oct 13–20.
🔸PvE matches will be strictly co-op with ZERO player-to-player damage.
🔸Overall loot value will be reduced to prevent exploitation.
🔸ARCs will still be able to damage you… pic.twitter.com/dS7WDOfPiD
Selama periode pengujian tersebut, para pemain diberikan kebebasan untuk memilih mode permainan yang diinginkan, baik mode klasik PvPvE yang penuh resiko maupun lingkungan PvE yang berfokus pada kerja sama tim.
Dalam mode PvE sementara ini, fitur friendly fire akan dimatikan sepenuhnya sehingga fokus permainan bergeser pada kerja sama membasmi ancaman pasukan mesin ARC.
Kendati demikian, Embark Studios tetap menerapkan sejumlah penyesuaian keseimbangan, seperti menurunkan nilai loot di mode PvE dan menghapus mode berisiko tinggi seperti Night Raids.
Sebaliknya, nilai barang jarahan di mode klasik PvPvE justru akan ditingkatkan sedikit demi menjaga nilai komparasi serta tantangan permainan.

Keputusan Embark Studios untuk menggelar uji coba ini didasari oleh pergeseran tren di dalam komunitas mereka sendiri. Berdasarkan data internal studio, sebanyak 37 persen pemain tercatat lebih menyukai gaya bermain kooperatif yang ramah, dan 51 persen responden mengutarakan minat pada opsi PvE terpisah.
Menariknya, proyek ARC Raiders pada awal pengembangannya tujuh tahun lalu memang sejatinya dirancang sebagai gim co-op PvE berbasis raid, sebelum akhirnya berbelok arah menjadi gim extraction shooter PvPvE berorientasi ketegangan tinggi.
Kendati pengujian ini disambut hangat oleh sebagian komunitas, Embark Studios menegaskan bahwa beta test ini tidak menjamin penambahan mode PvE secara permanen di masa mendatang.
Setelah periode uji coba berakhir pada 20 Oktober, fitur toggle PvE akan dicabut dan sistem matchmaking bakal dikembalikan seperti sedia kala.
Pengembang mengaku akan menganalisis data permainan serta mengumpulkan masukan pemain terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan final terkait arah pengembangan gim selanjutnya.
