HoYoverse memberikan kejutan besar dalam ajang Gamescom Opening Night Live melalui pengenalan gim teranyar mereka yang bertajuk Nodusfall.
Berbeda dari gim-gim garapan mereka sebelumnya yang identik dengan gaya visual anime, Nodusfall hadir dengan pendekatan estetika dark fantasy yang hiper-realistis ala Elden Ring.
Gim ini mengusung genre cooperative action RPG, di mana pemain akan berperan sebagai Weaver untuk berburu berbagai makhluk mitologi terinfeksi demi memulihkan tatanan dunia yang hancur.
Dari segi pertarungan, Nodusfall mengombinasikan inspirasi mitologi Timur hingga Barat. Pemain dapat menyesuaikan gaya bertarung melalui berbagai kombinasi Skill serta memanfaatkan sumber daya dari musuh yang dikalahkan untuk memperkuat senjata.
Namun, sorotan terbesar dari gim ini terletak pada keputusan berani pengembang terkait sistem monetisasi. Pihak HoYoverse secara resmi mengonfirmasi bahwa Nodusfall tidak akan mengadopsi sistem gacha acak untuk mendapatkan karakter.

Meskipun mengusung format free-to-play, pengembang memastikan seluruh karakter dapat dibuka seiring dengan continued play. Langkah ini menjadi keputusan yang sangat segar mengingat nama besar HoYoverse selama ini identik dengan sistem gacha pada gim populer mereka seperti Genshin Impact dan Honkai: Star Rail.
Sebagai gantinya, HoYoverse mengindikasikan bahwa potensi monetisasi gim ini akan bertumpu pada penjualan item kosmetik seperti kustomisasi pakaian, gaya rambut, dan aksesori karakter.
Saat ini, detail mendalam mengenai harga item kosmetik maupun tanggal rilis resminya memang belum diumumkan secara rinci. Kendati demikian, antusiasme para pemain sudah mulai terlihat tinggi menyambut eksperimen baru HoYoverse di ranah dark fantasy ini.
Bagi para pemain yang tertarik untuk memantau perkembangannya, sesi pra-registrasi saat ini sudah resmi dibuka melalui situs web resmi Nodusfall.
