Bergeser ke Perusahaan Hiburan, Bos Sony Sebut PlayStation 6 Tak Lagi Jadi Pilar Utama


Menarik.

Seiring berjalannya konsol generasi ke-9 menuju masa senja, pembicaraan mengenai konsol generasi berikutnya mulai mengemuka. Kendati demikian, kondisi krisis pasokan hardware serta dinamika industri belakangan ini membuat Sony mengambil langkah yang jauh lebih berhati-hati untuk PlayStation 6.

Laporan terbaru dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa CEO Sony, Hiroki Totoki, mengungkapkan kemungkinan konsol PlayStation 6 tidak lagi menjadi pilar utama dalam strategi bisnis jangka panjang Sony ke depannya.

Meskipun Sony tetap menghormati bisnis perangkat keras tradisional yang telah membesarkan namanya, perusahaan asal Jepang tersebut berencana melakukan pergeseran fokus secara bertahap dari sekadar manufaktur hardware menjadi raksasa hiburan.

Sony bakal lebih gencar mengadaptasi properti intelektual gim mereka ke dalam bentuk film layar lebar dan serial televisi. Selain itu, integrasi antara lini anime dan gim juga menjadi prioritas baru mengingat kedua sektor tersebut memiliki pangsa pasar serta kecocokan audiens yang sangat kuat.

Mengenai harga dan ketersediaan PlayStation 6, Totoki belum dapat memberikan gambaran pasti. Kenaikan harga komponen penting seperti DRAM dan NAND yang terus melambung berpotensi menaikkan biaya produksi.

Situasi ini memicu spekulasi bahwa Sony mungkin harus mengambil langkah berani untuk menekan harga jual, seperti menghilangkan fitur disc drive sepenuhnya atau menetapkan harga konsol yang lebih tinggi saat resmi diluncurkan nanti.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.