Lini masa industri gim kembali diguncang oleh pengumuman paling dinanti abad ini. Rockstar Games secara resmi telah mengungkap tabir harga untuk mahakarya teranyar mereka, Grand Theft Auto VI (GTA VI).
Gim yang digadang-gadang bakal memecahkan berbagai rekor baru ini dipastikan akan dibanderol dengan harga US$79.99 atau berkisar di angka Rp1,4 juta untuk edisi reguler (Standard Edition).
Sementara bagi para pemain yang menginginkan konten ekstra, varian Ultimate Edition dipatok dengan harga premium sebesar US$99.99 atau menyentuh kisaran Rp1,7 juta.

Di samping rincian harga, Rockstar juga mempertegas komitmen mereka mengenai jadwal peluncuran global GTA VI yang jatuh pada tanggal 19 November 2026 mendatang.
Guna mengantisipasi lonjakan trafik serta ukuran fail gim yang diprediksi bakal masif, pihak pengembang berbaik hati memberikan akses pre-load mulai tanggal 12 November 2026.
Fasilitas ini berlaku mutlak bagi para pemain yang telah pre-order, baik untuk salinan digital di toko platform masing-masing maupun edisi fisik di retail resmi, agar gim siap langsung dimainkan tepat di detik pertama hari peluncuran tanpa perlu mengantre unduhan.
Kendati patokan kurs dolar ke Rupiah sudah berada di kisaran tersebut, komunitas gamer tanah air tampaknya masih harus sedikit menahan napas.
Pasalnya, Rockstar Games sejauh ini belum menurunkan pengumuman resmi mengenai harga regional (regional pricing) spesifik untuk pasar Indonesia.
Kebijakan harga di wilayah kita masih berpotensi mengalami penyesuaian nilai—bisa saja menjadi sedikit lebih bersahabat atau justru tetap mengikuti standar global.
Kepastian mutlak mengenai konversi harga lokal ini dijadwalkan baru akan tersingkap secara benderang esok hari, tepat saat keran sesi pre-order resmi dibuka secara serentak di seluruh dunia.
