Gak Main-main, HoYoverse Siapkan Rp260 Triliun Buat Bangun AI


Memang gak main-main!

Seolah lagi berada di persimpangan jalan, situasi sekarang rasanya pas banget buat menggambarkan pandangan yang beragam dari kita para pelaku di dalam industri gim terkait teknologi AI.

Di satu sisi, kita sebagai gamer selaku konsumen masih sering memandang skeptis dan negatif soal implementasi teknologi ini. Tapi di sisi lain, gak sedikit developer dan publisher yang justru mulai mati-matian memacu kecepatan mereka buat proses implementasi AI, terutama untuk urusan dapur belakang layar mereka.

Salah satu perusahaan raksasa yang kedapatan langsung tancap gas di jalur ini gak lain dan gak bukan adalah studio yang berdiri di atas kesuksesan gim gacha masif kita semua—HoYoverse.

Sebagai publisher di balik kesuksesan Honkai: Star Rail yang berhasil mendulang pendapatan luar biasa, HoYoverse baru-baru ini dilaporkan bakal melemparkan investasi yang jauh lebih gila lagi ke sektor AI.

Dilansir dari laporan situs GameLook, informasi penting ini datang langsung dari salah satu pendiri HoYoverse, Liu Wei (atau yang akrab kita sapa Dawei), dalam sebuah sesi teknologi dan rekrutmen privat bersama para mahasiswa master dan doktoral pada 15 Mei 2026 kemarin.

Dalam sesi tersebut, Dawei membeberkan kalau HoYoverse punya rencana jangka panjang yang super ambisius buat menggelontorkan dana investasi hingga USD 14,6 miliar atau kalau kita konversikan ke Rupiah menyentuh angka sekitar 260 Triliun Rupiah!

Dana sedahsyat itu bakal mereka kucurkan secara berkala selama tiga tahun ke depan demi mengeksekusi rencana peralihan ke pengembangan AI secara mandiri.

Menariknya lagi, HoYoverse sama sekali gak mau cuma mengandalkan model AI dari pihak ketiga. Mereka memilih jalan mandiri di mana seluruh dana investasi raksasa ini bakal diarahkan langsung buat membangun ekosistem AI internal mereka sendiri. Langkah mandiri ini mencakup pembangunan cluster GPU mereka sendiri, sistem pelatihan, sampai ke arsitektur aplikasi pendukungnya.

Nantinya, teknologi AI ini bakal jadi jantung utama buat menyokong proses pengembangan gim-gim masa depan mereka.

Gak cuma dipakai buat berbenah di belakang layar, kecerdasan buatan ini juga diharapkan bakal mampu menyempurnakan sistem NPC agar lebih interaktif, membantu otomatisasi kerja, mempermudah peracikan konten, hingga mengoptimalkan lingkungan live-service itu sendiri.

Salah satu proyek gim terbaru mereka yang dikonfirmasi bakal langsung mencicipi gurihnya teknologi NPC berbasis AI ini adalah gim bertema simulasi kehidupan berjudul Petit Planet.

Langkah jor-joran HoYoverse ini sebenarnya menyusul tren global di mana publisher besar lain, seperti Krafton dari Korea Selatan, yang sudah lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai “perusahaan berbasis AI” dengan merombak total organisasi mereka serta menginvestasikan puluhan juta USD demi mendongkrak produktivitas tim lewat bantuan AI.

Melihat modal ratusan triliun yang siap digelontorkan demi AI ini, tampaknya HoYoverse beneran pengen merombak total cara kita berinteraksi dengan dunia virtual lewat gim-gim teranyar mereka di masa depan.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.