Kabar kurang sedap datang dari panggung peluncuran Forza Horizon 6 di platform PC. Setelah sempat merayakan rekor manis tembus 6 juta pemain dan mencetak angka pemain aktif bersamaan yang fantastis, festival balap garapan Playground Games ini kini justru menjadi korban aksi review-bombing massal di Steam hingga membuat penilaian keseluruhannya merosot drastis ke predikat “Mixed”.
Aksi boikot ulasan negatif ini dilaporkan datang hampir seluruhnya dari komunitas gamer asal Tiongkok. Tercatat ada sekitar 6.800 ulasan negatif berbahasa Simplified Chinese yang membanjiri halaman toko Steam dalam waktu singkat.
Ironisnya, kontradiksi besar terjadi pada ulasan dari wilayah atau bahasa lain, di mana mayoritas komunitas global tetap memberikan penilaian yang sangat positif (Very Positive hingga Overwhelmingly Positive) terhadap gim balap berlatar jalanan Jepang tersebut.

Berdasarkan laporan yang beredar, ada dua faktor utama yang memicu kemarahan masif dari para gamer Tiongkok. Faktor pertama adalah sentimen kultural dan geografis, di mana keputusan Playground Games memilih Jepang sebagai lokasi utama festival Horizon kali ini dinilai membawa sensitivitas sejarah serta beban politik yang cukup berat bagi sebagian masyarakat Tiongkok.
Faktor kedua yang tidak kalah krusial adalah buruknya kualitas lokalisasi bahasa (Simplified Chinese) di dalam gim. Banyak pemain yang memprotes bahwa kualitas terjemahannya terasa sangat kasar dan berantakan, bahkan untuk kata-kata navigasi paling dasar seperti arti “kiri”, “kanan”, hingga kata “ya” pun diterjemahkan secara keliru.
Forza Horizon 6 is currently being heavily review-bombed on Steam, mostly by players using Simplified Chinese.
— Pirat_Nation 🔴 (@Pirat_Nation) May 24, 2026
The game has a “Mixed” overall rating due to around 6,800 negative Chinese-language reviews, while reviews in other languages are mostly “Very Positive” or even… pic.twitter.com/ZxVJTAcfOw
Di sisi lain, maraknya aksi review-bombing ini juga tidak lepas dari keterbatasan fungsional sistem komunikasi digital di wilayah tersebut. Akibat adanya blokir ketat dari otoritas setempat (Great Firewall) yang membatasi akses ke saluran komunikasi resmi internasional, kolom ulasan milik Steam akhirnya beralih fungsi menjadi salah satu dari sedikit wadah tersisa yang dirasa paling efektif oleh gamer Tiongkok untuk menyuarakan protes mereka agar didengar langsung oleh developer.
Kasus yang menimpa Forza Horizon 6 ini pun menjadi preseden kesekian kalinya dalam industri modern, di mana isu teknis lokalisasi dan sensitivitas geopolitik regional berujung pada rusaknya reputasi performa sebuah produk gim AAA di pasar digital global.
