Mantan Boss PlayStation Jelaskan Kenapa E3 Jatuh & Sulit Bangkit!


Era Come to an End.

E3 adalah salah satu acara gaming terbesar dalam sejarah industri game, tapi sesuai dengan namanya yang untuk sekarang hanya sebatas sejarah. Semenjak tahun kemarin, acara offline ini resmi untuk tidak dilanjut, dan sampai sekarang tidak ada tanda-tanda akan kembali. Posisinya seakan sudah diganti oleh berbagai acara online yang lebih besar.

Menjawab kondisi terbaru dari E3, salah satu veteran dari industri game sekaligus mantan boss dari PlayStation yakni Shawn Layden, beliau menjelaskan kalau pada akhirnya kejatuhan E3 seakan sudah waktunya. Singkatnya, beliau menilai kalau E3 sudah bingung ingin dibuat menjadi acara seperti apa untuk era sekarang ini.

BACA JUGA: Mantan Developer Rockstar Ungkap GTA Tokyo Sempat Ingin Dibuat!

Shawn juga menjelaskan kalau seiring waktu berjalan, E3 juga ikut berevolusi dan apa yang ada di E3 2019an, tidak sama dengan apa yang ada sebelumnya. Beliau menjelaskan kalau pada tahun 1995, E3 adalah sebuah acara trade show, yang seiring waktu berjalan terus berubah. Sayangnya, untuk evolusi mereka di era modern gagal terjadi.

Menariknya, Shawn juga masuk ke bagian pentingnya media dan press untuk acara seperti ini. Kembali membandingkannya dengan era lama, dimana berbagai media datang langsung dan meramaikan acara ini. Berbeda dengan apa yang ada sekarang, dimana semuanya serba digital dan internet, membuat acara ini tidak membawa hype yang sama.

Sesuai dengan apa yang diketahui oleh komunitas, di mana E3 sudah ketinggalan jaman dan penutupannya terasa seperti kejadian natural. Sekarang, acara online seperti Summer Game Fest dan sejenisnya mengambil alih fungsi dari E3 itu sendiri. Pada akhirnya, sulit untuk melihat acara seperti ini bisa kembali naik dan berjalan lagi.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.