Where Winds Meet adalah satu nama yang sekarang ini sedang ramai dibicarakan oleh komunitas game MMORPG. Game yang sudah dinantikan oleh banyak orang ini akhirnya dirilis dan langsung menjadi satu game paling ramai dimainkan. Namun, ketika ada satu game yang bagus dan meledak di awal, selalu ada rasa khawatir dari komunitasnya.
Salah satu rasa khawatir paling besar mengarah kepada adanya fitur atau elemen pay to win, mengingat dalam game open world seperti ini, elemen tersebut sangat mudah untuk masuk. Bahkan, rasanya malah aneh jikalau game seperti ini tidak memiliki elemen pay to win. Menjawab rasa khawatir tersebut, pihak developer memberikan jawaban positif.
BACA JUGA: PIF Saudi Arabia Bisa Memiliki 93% Dari EA Jikalau Transaksinya Terjadi!

Berbicara kepada FRVR, Beralt Lyu selaku lead producer dari game ini mengatakan kalau pengalaman bermain dalam game ini harus tetap dijaga untuk tetap adil. Game seperti ini masih tetap bisa berjalan tanpa adanya elemen yang membuat pemainnya lebih kuat dengan cara membayar uang asli. Lyu berargumen kalau mereka bisa memanfaatkan penjualan kosmetik.
Namun, Lyu juga mengatakan kalau sekarang ini Where Winds Meet masih memiliki sistem kosmetik yang sederhana. NetEase masih memiliki banyak rencana untuk mengembangkan opsi sistem kosmetik game ini di masa depan. Lyu berharap kalau dengan sistem kosmetik yang sesuai, maka mereka bisa membuat game ini berumur panjang.

Where Winds Meet sendiri pertama kali dirilis pada tanggal 14 November kemarin, dan sekarang sudah ada sekitar satu bulan semenjak perilisannya. Totalnya sudah ada jutaan pemain yang mencoba game ini, dengan penilaian yang beragam. Namun, sejauh ini NetEase melihat adanya peluang yang besar untuk game ini bisa menjadi game dengan umur panjang.
