Melihat satu bulan kebelakang, komunitas Gamers diserang oleh gelombang game baru bernama Helldivers 2. Sebuah game yang datang secara tiba-tiba, tapi kedatangannya sukses memberikan fenomena dalam industri ini. Arrowhead Game Studios adalah developer di balik gamenya, dan sampai sekarang mereka sibuk dengan gelombang atau jumlah pemain yang tinggi dari gamenya.
Tercatat semenjak dirilis pada tanggal 8 Februari kemarin, game ini memiliki jumlah pemain yang sangat tinggi. Bahkan beberapa hari pertamanya, game ini mengalami kelebihan kuota, sehingga server gamenya harus ditingkatkan untuk menerima semua pemain. Singkatnya, Helldivers 2 adalah game besar yang sekarang ini sedang menikmati kesuksesannya.
BACA JUGA: WB Masih Serius dengan Projek Game Live Service, Walaupun Suicide Squad Gagal!

Melihat kesuksesan ini, berita rumor muncul yang mengatakan kalau Arrowhead Game Studios akan diakuisisi oleh Sony. Berita ini cukup nyaring, karena disebar oleh banyak orang di dunia internet, sehingga dengan cepat membuat banyak orang percaya. Namun, CEO dari developer ini akhirnya turun tangan dan mengatakan kalau semua berita ini hanyalah hoax belaka.
Johan Pilestedt selaku CEO ikut menjawab pertanyaan rumor dari berita ini lewat akun media sosial pribadinya. Beliau mengatakan kalau berita ini baru saja dia lihat untuk yang pertama kalinya, dan itu seakan menjadi indikasi kalau beritanya palsu. Lewat adanya konfirmasi tersebut, maka Arrowhead Game Studios dipastikan tidak akan masuk ke dalam sayap Sony.
Mudah saja bagi sebuah rumor untuk mengatakan developer besar akan diakuisisi oleh Sony atau perusahaan besar lain ketika projeknya sukses. Hal yang sama pernah terjadi kepada CD Projekt Red ketika Cyberpunk 2077 sukses memperbaiki dirinya. Namun, melihat dua contoh kasus ini, ada baiknya untuk kalian tidak mudah percaya dengan berita yang ada di internet.

Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?