Steam Banned Game yang Menggunakan Aset AI!


Steam mulai banned game baru yang menggunakan aset buatan AI.

Masih ramai dengan pembicaraan penggunaan teknologi AI dalam industri game, sekarang giliran platform Steam yang mulai bergerak. Belum lama ini, mereka dikabarkan telah melakukan banned kepada semua game yang ingin dijual lewat platform mereka, namun masih menggunakan aset AI. Jadi, mulai sekarang jikalau ada game baru yang ingin dijual lewat Steam, maka akan dicek aset dalam gamenya.



Informasi ini datang dari salah satu developer game yang ingin mencoba memasukan game buatannya ke Steam, namun disana mereka mengatakan kalau di dalam gamenya masih ada aset AI. Awalnya, mereka mengatakan kalau aset AI ini akan diganti dan dirubah, namun sebelum mereka bisa melakukannya, Steam sudah bergerak duluan dan memberikan game ini hukuman banned.

BACA JUGA: Benarkah MihoYo Sedang Membuat Game Baru dengan Gaya Animal Crossing?

Valve sendiri selaku pemilik dari platform Steam ikut memberikan respon langsung kepada si developer yang dimaksud. Lewat email, mereka mengatakan kalau Steam tidak bisa menjual sebuah game yang developer pemiliknya tidak memiliki hak cipta dari hasil aset dalam gamenya. Kenapa? Tentunya karena disini ada permasalahan copyright yang rumit, apalagi jika kita membicarakan tentang industri game.

Walaupun AI sendiri masih abu-abu sifat penggunaanya, apalagi untuk industri game, untuk sekarang Steam tidak mau menggambil resiko.



Dalam syarat dan ketentuan yang dimilikinya, disana memang dikatakan kalau Steam tidak bisa menjual game yang asetnya dimiliki bukan oleh si pembuat gamenya. Itulah kenapa mulai sekarang, game baru yang ingin mencoba masuk ke Steam akan dicek terlebih dahulu.

Ada banyak teknologi AI yang marak dibicarakan sekarang ini, mulai dari AI untuk menciptakan gambar, video, musik bahkan untuk penulisan script sekaligus. Penggunaan AI sendiri memang memiliki kelebihan dan kekuarangannya sendiri, namun untuk industri game sepertinya masih belum bisa ditentukan. Steam barulah platform pertama yang berani melakukan ini, apakah platform lainnya juga akan melakukan hal yang sama? Bisa jadi.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.