Salah satu perdebatan yang paling sering terdengar dari kalangan gamers di era sekarang ini adalah status eksklusif sebuah game. Apalagi jika kita sedang membicarakan tentang console PlayStation yang di mana Sony memiliki segudang game eksklusif hanya untuk perangkatnya saja. Hal ini terkadang mendapatkan respon yang negatif dari kalangan gamers, namun masih tetap terbukti efektif.
Namun, walaupun sebuah game PlayStation memiliki status eksklusif, bukan berarti game ini akan terus menerus dimiliki oleh Sony saja.
Setelah beberapa tahun lewat, semua game yang sebelumnya eksklusif ini pada akhirnya akan dirilis di perangkat lain juga.
Contohnya seperti God of War yang dirilis pada tahun 2018 pada akhirnya dirilis juga ke PC tepat sebelum Ragnarok dirilis.
BACA JUGA: Mortal Kombat 1 DLC Pack Pertama Bocor, Sebutkan Nama Para Petarung!

Banyak orang tidak menyukai bagaimana PlayStation dan Sony terkadang tidak konsisten terhadap perilisan gamenya ini. Terkadang ada game yang dirilis 3 tahun setelah dirilis, ada juga yang hanya 1 tahun setelah dirilis. Nah, kabar baiknya kemarin Boss dari Sony sendiri turun tangan dan menjelaskan rencananya terharap sistem status eksklusif gamenya.
Dalam obrolannya bersama The Gamer, Jim Ryan selaku Boss dari Sony mengkonfirmasi kalau setidaknya game eksklusif PlayStation akan meminta waktu 2 sampai 3 tahun sebelum bisa dirilis ke perangkat lain, terutama untuk PC. Jim juga mengatakan kalau game eksklusif memiliki peran yang sangat penting dalam hasil penjualan console PlayStation itu sendiri, itulah kenapa mereka membuat sistem seperti ini.

Waktu yang lebih lama ini juga bisa mengizinkan produk game yang mereka rilis memiliki kualitas yang lebih bagus lagi. God of War dan Marvel Spider-Man adalah dua contoh game yang versi PC memiliki kualitas yang sama seperti PlayStation, namun ada juga game seperti The Last of Us yang mengalami berbagai masalah. Keputusan 2 sampai 3 tahun ini sepertinya sudah menjadi keputusan bulat dari pihak perusahaannya.
