5 Teknologi Console Lawas yang Jauh Melampaui Zamannya


Gimbot kali ini mau membahas soal teknologi console lawas yang jauh melampaui zamannya

teknologi console lawas

Console modern harus diakui memang terasa seperti sebuah mesin yang datang dari masa depan. Pasalnya, console saat ini tidak hanya mampu memainkan video game berteknologi tinggi, namun juga bisa digunakan sebagai pusat multimedia di mana kamu bisa mendengarkan musik atau memutar Blu-ray dengan sangat mudah.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Game Resident Evil untuk Para Pemula

Sayangnya, butuh waktu beberapa dekade agar pembuat console bisa sampai ke titik ini. Salah satu fase yang kerap dilalui adalah menciptakan console dengan fitur ciamik di eranya. Beberapa console bahkan menerapkan teknologi yang jauh melampaui zamannya.

Gimbot kali ini mau membahas soal teknologi console lawas yang jauh melampaui zamannya. Penasaran apa saja teknologi console lawas yang dimaksud? Ini ulasan lengkapnya!

1. PS2 Punya Fitur Netflix di Brasil

teknologi console lawas

Kemunculan PlayStation 3 dan Xbox 360 memang menggemparkan karena semakin menyempurnakan unsur multimedia di dalamnya. Salah satu yang bisa diakses adalah streaming video. Netflix tersedia di kedua sistem itu di mana gamer bisa dengan bebas menonton sejumlah film kesukaan mereka.

Namun sebelum muncul di PS3 dan Xbox 360, kenyataannya PlayStation 2 juga memiliki fitur Netflix. Sayangnya kemampuan ini hanya ada di Brasil saja. Ya, di wilayah ini harga console cukup mahal sehingga PS2 diberikan kemampuan khusus untuk melakukan streaming video.

2. Penggunaan Media CD di TurboGrafx-CD

teknologi console lawas

PC dirilis pada tahun 1987 di Jepang, sebelum menuju ke Amerika Utara dua tahun kemudian. Di sisi lain, console milik Hudson Soft dan NEC menggunakan kartrid, tetapi selang setahun, teknologi penggunaan CD Rom dirilis. Add-on ini diganti namanya menjadi TurboGrafx-CD di Amerika Utara.

Meski bukan console berbasis CD paling terkenal, TurboGrafx-CD adalah yang pertama yang melakukan hal ini, mengalahkan CD-i Philips yang memulai debutnya pada tahun 1990. Seiring berjalannya waktu, CD akan menjadi jenis media default untuk console sebelum digantikan oleh DVD.

3. Game Streaming pada Sega Channel

teknologi console lawas

Sega Channel merupakan layanan berlangganan yang menyediakan katalog 50 game sebulan yang dibanderol dengan harga US$15 per bulannya. Karena internet masih dalam masa pertumbuhan, Sega menggunakan televisi kabel untuk membuat game ini bisa di streaming pengguna.

Setiap bulan, beberapa game baru akan dimasukan. Sayangnya karena masih dalam tahap awal, ada beberapa kelemahan. Salah satunya game menghapus dirinya sendiri ketika console dimatikan karena file disimpan ke RAM dan sistem tidak memiliki ruang penyimpanan khusus.

4. Analog Stick di NES

Gamepad NES revolusioner karena desainnya yang mudah dipahami namun komprehensif. Kerennya di controller ini ada penambahan analog. Bahkan NES Max memiliki tombol turbo dan analog. Sayangnya, itu tidak berfungsi secara ideal.

Bertahun-tahun kemudian controller analog pada akhirnya merajai pasar dan menjadi salah satu hal yang tak boleh ketinggalan di industri game modern.

5. Console Handheld Pertama Kali

teknologi console lawas

Turbo Express NEC adalah perangkat genggam berteknologi canggih yang dapat menjalankan kartrid game TurboGrafx-16 sehingga memungkinkan untuk memainkan game console rumahan saat bepergian. Meskipun beberapa kali dilaporkan ada masalah, console genggam ini tetap mengesankan pada zamannya.

Meskipun console genggam mutakhir akhirnya dikuasai oleh Nintendo, namun kenyataannya perangkat genggam NEC melakukannya terlebih dahulu dan ini benar-benar di luar ekspektasi gamer pada zamannya.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos