Bermain game harus diakui memang menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan. Tapi sayangnya, masih banyak sekali orang yang menganggap bahwa bermain game tidak memiliki dampak positif sama sekali. Khususnya di sisi kesehatan, banyak yang menganggap bermain game justru akan mengurangi kesehatan para pemainnya.
Oleh sebab itu, berbagai lembaga kerap kali membuat sebuah penelitian terkait video game untuk membahas dampak positif yang dibawa oleh kegiatan yang satu ini. Hasilnya tentu saja di luar dugaan. Beberapa peneliti menemukan bahwa manfaat bermain game justru memiliki beberapa dampak positif untuk tubuh para pemainnya.
BACA JUGA: 5 Boss Fight yang Menuntut Kamu Jago Main Petak Umpet
Gimbot sudah mengumpulkan beberapa hal tersebut untuk kita bahas bersama. Berikut adalah manfaat vital bermain game yang terkait dengan kesehatan.
1. Membuat Anak Pengidap Kanker Berkurang Rasa Sakitnya

Kanker merupakan salah satu penyakit yang amat sangat mengerikan bagi manusia. Soal kanker, banyak sekali ilmuwan dan orang yang terkait dengan kesehatan berlomba untuk menemukan obatnya. Pasalnya, biasanya pengidap kanker bisa mengalami sakit yang hebat pada fisiknya.
Salah satu penelitian membawa video game untuk digunakan oleh anak-anak yang mengidap kanker. Hasilnya tentu mengejutkan. Penelitian ini dilakukan oleh Rumah Sakit Universitas La Paz di Madrid. Mereka menemukan bahwa anak-anak yang bermain video game membutuhkan lebih sedikit obat pereda nyeri setelah perawatan kemo mereka.
Penelitian ini diberikan judul The Association Between Pain Relief Using Video Games and an Increase in Vagal Tone in Children With Cancer: Analytic Observational Study With a Quasi-Experimental Pre/Posttest Methodology.
Dari 20 anak yang diikutkan ke dalam penelitian ini, hasilnya mereka memiliki efek positif setelah Kemo jika mereka dibiarkan bermain game. Ke-20 anak itu menggunakan morfin 20% lebih sedikit setelah main game.
“Ketika seorang anak asyik dengan permainan yang mereka sukai, seluruh proses untuk menghasilkan pikiran yang mengganggu, rasa sakit, dan kecemasan berhenti,” kata Dr. Mario Alonso Puig.
2. Dampaknya Mirip Seperti Melakukan Kardio Sedang

Para penggemar FIFA wajib berbangga hati soal hal ini. Pasalnya, sebuah penelitian membahas soal dampak game FIFA buat kesehatan gamer. Hasilnya, menurut studi, seseorang yang bermain FIFA akan mendapatkan manfaat yang signifikan untuk tubuh mereka.
Peneliti ini memeriksa perubahan soal tekanan darah, tingkat kecemasan, dan detak jantung sebelum, selama, dan setelah pertandingan. Setelah game berakhir, yang paling terlihat adalah tingkat kecemasan gamer akan berkurang. Kerennya lagi, ketika gamer bermain, mereka akan mengalami tekanan darah serta detak jantung. Ini sama seperti ketika seseorang sedang melakukan olahraga kardio sedang.
“Bermain melawan pemain tak dikenal yang benar-benar ada jelas menyebabkan tingkat gairah yang lebih tinggi, dan gol yang dicetak melawan peserta dalam permainan tersebut berdampak nyata pada detak jantung,”
3. Membantu Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak dan Menjaga Kesehatan Mental

Jika seseorang menganggap bermain game hanya punya dampak buruk, kenyataannya bermain game bisa memberikan manfaat untuk kesehatan mental terutama anak-anak. Di samping itu, bermain game juga akan meningkatkan response anak.
Lebih kerennya lagi, penelitian tersebut juga menepis mentah-mentah bahwa bermain game akan membuat nilai seorang anak menurun. Bahkan sebaliknya, bermain game berpengaruh pada meningkatnya kinerja anak dalam belajar plus meningkatkan kemampuan kognitif secara tidak langsung.
Namun meski bagus untuk kemampuan mental serta kognisi anak, para peneliti juga menyerukan supaya sang anak tidak bermain game berlebihan. Pasalnya jika bermain game berlebihan, maka tentu saja hal itu akan membuat dampak buruk seperti yang sudah banyak diketahui orang-orang.
Selain itu, dampak positif tersebut umumnya akan tercapai jika sang anak sudah mengerjakan pekerjaan rumah mereka lalu bermain game dengan waktu yang wajar.
