Anime atau serial animasi yang berasal dari franchise game populer sepertinya mulai jadi tren dalam dua tahun terakhir. Tapi siapa sangka game berikutnya yang diadaptasi jadi anime adalah Tekken. Bernama Tekken Bloodline, anime ini akan tayang di Netflix di tahun 2022 ini.
Jika dilihat dari trailer-nya, Tekken Bloodline sepertinya mengambil sedikit elemen cerita dari Tekken 2 dan/atau Tekken 3. Dalam trailer tersebut kita bisa melihat sang karakter utama, Jin Kazama, masih berusia remaja dan belajar bela diri dari ibunya, Jun Kazama. Namun sesuai dengan insiden di Tekken 2, ia dan ibunya diserang oleh Ancient Ogre. Jin selamat dari serangan tersebut, tapi ibunya menghilang tanpa kabar. Ingin membalas dendam, ia kemudian mencari cara untuk menjadi lebih kuat, dan mengikuti The King of Iron Fist Tournament.
BACA JUGA: Square Enix Buka Pra-Registrasi Echoes of Mana di Android
Dalam trailer yang sama, kita juga melihat munculnya beberapa karakter seperti Heihachi, Paul Phoenix, dan King. Tapi yang menarik adalah kita juga melihat munculnya Leroy, karakter yang pertama kali muncul di Tekken 7 di tahun 2019. Pertanyaannya tentu saja seperti apa keterlibatan semua karakter ini di dalam cerita.
Ini bukan kali pertama franchise game populer dibuat menjadi anime atau serial animasi. Tidak hanya itu, ini juga bukan kali pertama Tekken dan franchise game fighting diadaptasi ke media lain, termasuk animasi/anime.
Dalam dua tahun terakhir saja, ada dua game yang mendapatkan serial adaptasi, yaitu Dota: Dragonblood dari Dota 2 dan Arcane dari League of Legends. Keduanya tayang di Netflix, dan juga mendapatkan review yang cukup positif.
Tekken juga bukan game fighting pertama yang mendapatkan adaptasi ke media lain. Sejak sekitar 30 tahun lalu, game seperti Mortal Kombat sudah diadaptasi jadi film sebanyak tiga kali. Tekken sendiri juga punya dua adaptasi film. Sementara untuk anime, Street Fighter sudah pernah dirilis jadi film animasi di tahun 1994 dan serial animasi di tahun 1995.
Pertanyaan terbesarnya adalah apakah anime ini layak ditonton atau tidak. Meskipun punya cerita untuk single player, game fighting bukanlah genre yang dikenal dengan kualitas ceritanya. Justru sebaliknya, banyak game fighting yang dianggap punya cerita yang sangat buruk. Namun di saat yang sama, Dota: Dragonblood dan juga Arcane bisa menghadirkan cerita yang menarik dari genre yang tidak punya cerita sama sekali. Jika Netflix bisa menghadirkan kualitas yang sama untuk Tekken Bloodline, anime ini tentu layak diantisipasi.
