Salah satu game yang ditunggu di PC akhirnya dirilis! Ya, God of War, game yang dirilis di tahun 2018 untuk PlayStation 4 ini akhirnya resmi dirilis di PC per 15 Januari 2022. Tentunya game ini sangat luar biasa karena menghadirkan banyak peningkatan di versi PC-nya. Salah satunya adalah dukungan untuk ultra-wide monitor yang membuat pengalamannya jauh lebih sinematik lagi.
Sayangnya, meskipun ini adalah game keluaran tahun 2018, untuk PC non sultan masih dibutuhkan penyesuaian visual supaya pengalaman bermain bisa lebih lancar dari sisi performa dan juga masih bagus secara visual.
BACA JUGA: 5 Musisi Kenamaan Indonesia yang Hobi Banget Main Game
Sebelum membahas soal setting terbaik untuk performa dari game ini, gamer wajib tahu dulu spesifikasi lengkap dari game yang satu ini. Berikut adalah spesifikasi dari game God of War versi PC:
Minimum requirements (720p, 30 fps)
- OS: Windows 10 64-bit
- Processor: Intel i5-2500k (4 core 3.3 GHz) or AMD Ryzen 3 1200 (4 core 3.1 GHz)
- Memory: 8 GB RAM
- Graphics: NVIDIA GTX 960 (4 GB) or AMD R9 290X (4 GB)
- DirectX: Version 11
- Storage: 70 GB available space
- Additional Notes: DirectX feature level 11_1 required
Recommended requirements (1080p, 30 fps)
- OS: Windows 10 64-bit
- Processor: Intel i5-6600k (4 core 3.5 GHz) or AMD Ryzen 5 2400 G (4 core 3.6 GHz)
- Memory: 8 GB RAM
- Graphics: NVIDIA GTX 1060 (6 GB) or AMD RX 570 (4 GB)
- DirectX: Version 11
- Storage: 70 GB available space
- Additional Notes: DirectX feature level 11_1 required
Untuk menginginkan performa yang lebih galak lagi, adapun kalian harus memiliki spesifikasi yang lebih mumpuni daripada spesifikasi di atas, antara lain seperti di bawah ini:

Jika sudah cukup jelas, Gimbot kali ini akan masuk ke topic inti soal pengoptimalan pengaturan untuk God of War versi PC di PC non sultan kalian nih. Kira-kira ada beberapa hal yang bisa kalian tempuh untuk menciptakan pengalaman optimal soal game ini.
Setting tersebut kalian tempuh untuk mendapatkan performa yang luar biasa namun tanpa mengorbankan kualitas visualnya sebanyak mungkin. Beberapa setting yang bisa kalian pilih antara lain sebagai berikut:
- Model Quality: High
- Texture Quality: Ultra
- Shadows: Original
- Atmospherics: Original
- Anisotropic Filtering: Low
- Ambient Occlusion: Original
- Reflections: Ultra
Jika dilihat soal setting di atas, Model Quality masih menggunakan setting high karena tidak begitu berpengaruh terhadap performa jika RAM kalian yang gunakan cukup besar. Selain itu, Texture Quality akan membantu kalian mendapatkan visual yang mentereng.
Jika kalian ingin performanya sedikit naik, mungkin Texture Quality ini bisa diturunkan ke high. Selain itu, kualitas Shadows dan Atmospherics yang menggunakan setting original akan membantu kalian mendapatkan performa yang dahsyat.
Nah, untuk Anisotropic Filtering, kenapa yang satu ini menggunakan setting low, ini akan membantu kalian mendapatkan tekstur yang lebih baik ketika sudut pandang yang ada di game dimiringkan. Menggunakan setting low lebih tepat daripada original karena tidak ada perbedaan yang signifikan jika menggunakan low atau original dari sisi visual namun ini bisa mengorbankan performa jika kalian menggunakan setting original dibandingkan low.
Untuk masalah Ambient Occlusion, menggunakan setting original lebih tepat daripada menggunakan high atau ultra jika PC kalian masih standaran. Dengan begini performa akan meningkat drastis.
Terakhir adalah soal Reflection yang menggunakan setting ultra. Kenapa harus ultra? Pasalnya, menggunakan setting di bawah ultra tidak akan memberikan dampak yang terlalu signifikan pada FPS. Sebaliknya, visual efek yang kalian dapatkan justru akan menurun.
Dengan pertimbangan ini, menggunakan ultra pada Reflection akan memberikan dampak pada sisi visual tanpa membebani performa.
Mungkin itulah beberapa tips yang bisa diberikan, semoga membantu mendapatkan pengalaman bermain yang lebih dahsyat dan solid ya!
