Impresi Apex Legends Mobile – Awal yang Bagus dengan Sedikit Nilai Minus


Mirip seperti versi PC tentu dengan grafik yang lebih sederhana.

impresi-apex-legends-mobile-cover

Respawn Entertainment baru saja merilis Beta Test untuk Apex Legends Mobile di Indonesia. Jika kamu sudah melakukan pra-registrasi sebelumnya, buka Play Store dan App Store untuk menginstalnya. Artikel ini berisi ulasan impresi Apex Legends Mobile yang dimainkan langsung oleh Gimbot.

Saat diumumkan tahun ini bahwa Apex Legends akan menuju mobile, antusias pemain game shooter terbagi menjadi dua kubu. Sebagian optimis bahwa Apex Legends dapat dimainkan seramai game lainnya terutama di Indonesia, sebagian lagi pesimis karena kompleksnya permainan tidak akan sama seperti di PC dan console.

Belum mendapatkan pra-registrasi dan penasaran? Lihat gameplay dari Apex Legends Mobile Indonesia di bawah ini.

Simak impresi Apex Legends Mobile berikut ini!

BACA JUGA: Apex Legends Season 10 Emergence: World’s Edge Berubah Total

Pentingnya Mengikuti Tutorial

impresi-apex-legends-mobile-1

Jangan sekali-sekali melewatkan tutorial ini karena kamu tidak dapat mengulanginya ketika di menu utama nanti. Bahkan pemain veteran Apex Legends di PC dan console juga wajib mengikuti tutorial ini untuk mengetahui fungsi dari masing-masing tombol dan gameplay dasar.

Layar permainan akan dipenuhi dengan tombol yang nanti dapat kamu atur ulang posisinya melalui setting. Berbeda dengan versi PC yang menggunakan mouse atau console yang menggunakan analog kanan untuk menggerakan kamera karakter, di versi mobile kamu harus menggeser layar di bagian kanan menggunakan jempol (jika bermain dengan dua jari) atau telunjuk (jika bermain dengan empat jari).

Bagian tombol mendominasi di bagian kanan seperti gerakan dasar dan skill. Kamu dapat menembak menggunakan tombol yang ada di kanan atau kiri jika sedang bertarung dalam jarak dekat sehingga memudahkanmu menjatuhkan musuh dengan cepat.

Perubahan ini tentu tidak terlalu berpengaruh bagi pemain yang biasa bermain game seperti PUBG Mobile, Free Fire, dan Call of Duty Mobile. Tetapi bagi kamu yang bermain dari PC atau console dan tidak terbiasa memainkan game shooter battle royale di mobile, kamu harus membiasakan diri sehingga tidak terlihat kaku saat bergerak, mengganti posisi kamera, hingga menembak.

Tutorial yang diberikan sangat mudah dipahami dan memberitahukan dengan jelas fungsi dari masing-masing tombol. Mulai dari gerakan dasar seperti menunduk atau melompat, menembak, hingga mengeluarkan skill. Secara garis besar, tidak ada masalah dalam tutorial karena setelah ini kamu akan diarahkan ke Firing Range untuk melatih tembakanmu.

Gameplay Tetap Sama

impresi-apex-legends-mobile-2

Saat bermain, kamu dapat memilih tipe sudut pandang yang dimainkan antara FPP (First-Person Perspective) atau TPP (Third-Person Perspective) dan saat ini peta yang dapat dimainkan adalah World’s Edge. Masing-masing akan bertanding dengan pemain dengan mode yang sama.

Tampilan grafik yang disuguhkan memang tidak sebagus dan sedetail versi PC dan console. Terlihat beberapa objek seperti bangunan dan environment yang grafiknya disesuaikan untuk mobile. Tetapi untuk versi mobile ini saya rasa sudah cukup mumpuni, memberikan perasaan dan pengalaman yang sama seperti biasanya ketika bermain Apex Legends.

Item loot dapat terambil secara otomatis dengan mendekat ke tempat mereka berada dan ammo yang diambil juga akan menyesuaikan sesuai dengan senjata yang sedang dipegang. Jika ingin mengganti senjata, menggunakan shield, membuka tas, kamu dapat menekan tombol yang ada di tengah.

Sejauh saya bermain, saya masih merasakan pengalaman yang sama ketika memainkan Apex Legends di versi PC dan console. Memang terasa aneh dengan perubahan yang ada di mobile tetapi itu tidak mengurangi gameplay khas dari game itu sendiri.

Sebelumnya, tidak adanya dialog antar karakter Legend atau celotehan ketika melakukan ping ke lokasi tertentu dan item loot. Sejatinya Apex Legends dikenal sebagai battle royale yang menyuguhkan pertarungan intens dari skill masing-masing karakternya dan sistem komunikasi yang unik melalui ping. Untung saja Respawn mengembalikan fitur ping ini seperti semula.

Mungkinkah Skill Legend Perlu Disesuaikan?

impresi-apex-legends-mobile-3

Ini adalah pendapat pribadi karena saya merasa selama bermain beberapa game, saya dan rekan setim jarang sekali menggunakan skill karena berfokus pada loot dan menembak musuh yang ada. Begitu pun juga dengan musuh. Mereka jarang sekali mengeluarkan skill miliknya. Beda ketika bermain di PC atau console.

Skill yang benar-benar berguna paling seperti jump pad milik Octane atau scanning milik Bloodhound. Sedangkan, skill granat asap milik Bangalore dan pagar listrik Watson sepertinya tidak terlalu berguna di peperangan. Hal ini membuat beberapa skill perlu disesuaikan seperti kemudahan penggunaan skill mereka yang lebih fleksibel mengikuti versi aslinya.

Entahlah, atau mungkin saya memerlukan waktu bermain yang lebih lama lagi agar terbiasa memainkannya. Game battle royale terutama di mobile memerlukan waktu berpikir yang singkat dan berfokus pada menembak musuh secepat mungkin di depan mata tanpa harus repot memikirkan menggunakan skill Legend.

Godaan dari Respawn Lewat Item Cosmetic

impresi-apex-legends-mobile-4

Meskipun masih dalam tahap Beta Test, Respawn tahu betul cara menarik pemainnya untuk bermain lebih lama di versi mobile dengan memberikan penawaran skin costume Legend yang murah meriah. Kamu cukup bermain dan menyelesaikan misi serta event yang ada untuk mendapatkan Apex Points dan ditukarkan dengan skin atau karakter.

Bahkan kamu akan diberikan Syndicate Gold sejumlah 388 di awal yang dapat digunakan untuk membeli Battle Pass edisi Standard. Syndicate Gold ini akan digunakan sebagai mata uang premium nantinya. Tergoda? Tentu. Hal ini bisa menjadi nilai positif bagi Respawn untuk mendulang uang dengan memberikan banyak variasi cosmetic. Terlebih kamu bisa memamerkan skin yang kamu punya di mode TPP.

HP Kentang Minggir Dulu

Buat kamu yang masih memiliki HP kentang, saat ini kamu cuma bisa gigit jari. Setidaknya untuk dapat memainkan Apex Legends Mobile, bagi pengguna Android kamu memerlukan smartphone dengan chipset Snapdragon 625 atau lebih tinggi. Sedangkan bagi pengguna iOS kamu memerlukan chipset A11 Bionic atau iPhone 8.

Perlu diperhatikan bahwa ukuran game bervariasi di masing-masing perangkat. Instalasi awal dari Play Store atau App Store biasanya membutuhkan storage kosong 1.3 GB dan memerlukan update package tambahan ketika memulai game sekitar 1.25 GB. Saya sendiri menggunakan Realme 5 Pro dengan Snapdragon 712 dengan RAM/ROM berkapasitas 8/128 GB dan sejauh ini lancar memainkannya tanpa ada kendala.

Kesimpulan

impresi-apex-legends-mobile-6

Jujur saya sangat terpukau dengan apa yang Respawn berikan di Beta Test ini karena semuanya hampir nyaris sempurna tanpa cela. Tutorial dan gameplay yang dimainkan, tampilan menu dan grafik yang disuguhkan, memberikan pengalaman bermain Apex Legends yang sama seperti di versi PC dan console. Tentu nilai minus yang sudah saya berikan di atas bisa menjadi catatan tersendiri.

Namun, harus diakui ini adalah awal yang bagus bagi Respawn karena dengan memberikan apa yang menjadi ciri khas Apex Legends di Apex Legends Mobile kepada pemain veteran maupun baru di Indonesia akan menarik minat pemain untuk tetap memainkannya. Sembari meramaikan ranah game battle royale mobile yang memang sudah dikuasai oleh game lain selain mereka.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arya Nugraha

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri game. Game favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.