Pandemi Covid-19 masih belum diketahui kapan bakal berakhir. Meskipun saat ini sudah ada vaksin, tentu masih butuh waktu sebelum semuanya kembali normal. Selama pandemi, banyak hal yang tentunya kita rindukan sebagai gamer. Salah satunya adalah berkumpul dengan banyak orang, mengunjungi event-event offline dan mencicipi game baru.
Nah, kerinduan itu sedikit demi sedikit mulai terbayarkan. Adalah Taipei Game Show 2021, event game pertama yang cukup “berani” mengambil langkah untuk digelar secara offline. Bukan digelar offline secara keseluruhan sih, tapi mereka menggunakan format hybrid online dan offline. Acara Business to Business (B2B) dan konferensi digelar secara online, sedangkan offline hanya khusus Business to Consumer (B2C) alias pameran game-nya saja.

Taipei Game Show 2021 digelar di Taipei Nangang Exhibition Center, Hall 1 mulai tanggal 28 hingga 31 Januari 2021 mendatang. Yang digelar di sini adalah eksibisi game-nya, dimana pengunjung bisa mencicipi banyak game-game baru dan mengumpulkan merchandise dari tiap booth. Mungkin game yang ditampilkan tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Namun, pelaksanaan acara secara offline ini menjadi angin segar untuk para gamer, terutama gamer di Taiwan.


Salah satu alasan Taipei Game Show 2021 digelar secara offline adalah tentu saja karena pandemi Covid-19 di Taiwan yang dianggap sudah cukup terkendali. Dilansir dari Taiwan Centers for Disease Control, selama dua minggu tercatat hanya ada 53 kasus baru saja. Total sejak pandemi Covid-19 merebak di dunia kurang lebih satu tahun lalu, Taiwan hanya mencatatkan total 895 kasus positif dengan hanya ada 7 kasus kematian saja.

Oiya selain game-game baru, Taipei Game Show juga menghadirkan beberapa produsen IT seperti Asus dengan brand ROG-nya, Gigabyte dengan brand AORUS-nya dan MSI. Bagi gamer di luar Taiwan yang ingin mengikuti keseruannya, bisa langsung menontonnya di channel YouTube resmi Taipei Game Show.

Selain menghadirkan beberapa acara konsumen secara virtual melalui YouTube, Taipei Game Show 2021 juga menggelar area B2B-nya secara online (selain ada juga yang bertemu secara offline) melalui platform yang mereka kembangkan. Dilansir dari pernyataan resminya, ada lebih dari 300 perusahaan dari seluruh dunia yang berpartisipasi secara online untuk mengadakan pertemuan bisnis secara virtual, seperti XBOX, PubMatic, Gravity, dan Nicalis. Lalu, format online juga dipilih untuk menggelar Asia Pacific Game Summit (APGS), konferensi tahunan yang menghadirkan para pelaku industri game untuk sharing pengetahuan mereka.

Meskipun gamer sudah bisa berkumpul dan mengunjungi pameran game yang digelar offline, namun tetap tidak bisa seenaknya saja seperti sebelum pandemi dulu. Gamer tetap harus mematuhi 5 protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah Taiwan, seperti pengecekan identitas, pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker sepanjang acara, membersihkan tangan secara rutin dan menjaga jarak saat antri.


Semoga Taipei Game Show menjadi contoh yang baik untuk event-event game selanjutnya yang digelar di masa atau pasca pandemi. Dilansir dari Taiwan News, di hari pertama event ini ada kurang lebih 7.000 gamer yang hadir. Sudah pada rindu antri untuk main game atau mengumpulkan merchandise di event game bukan?
Sumber foto: Twitter Vladislav Tsopljak (@stutsies)
