Angin Segar Bisnis Layanan Sewa Game Digital Mulai Terlihat


Tahun 2020 ketika dunia dihantam pandemi global, layanan sewa game digital malah naik. Apa yang membuat layanan ini meningkat drastis?

layanan sewa game digital

Bulan November 2020 menandai dimulainya era gaming next gen di mana pada bulan tersebut PlayStation 5 dan Xbox Series X/S diluncurkan ke publik. Setelah diperkenalkan melalui berbagai streaming serta video, gamer akhirnya bisa mencicipi platform yang kabarnya jauh lebih dahsyat dibandingkan platform sebelumnya tersebut.

Tentunya, kedatangan platform next gen yang kecanggihannya luar biasa ini para gamer wajib senang. Tapi sayangnya, kesenangan mereka bisa terganggu berkat adanya usulan kenaikan game next gen yang bisa memberatkan mayoritas gamer.

Menurut CEO Sony, Jim Ryan, mengatakan bahwa harga game next gen yang dibanderol menjadi US$70 merupakan salah satu hal yang wajar. Dia mengatakan bahwa video game merupakan hiburan yang bisa dinikmati dalam waktu yang lama melebihi hiburan lain seperti menonton film atau mendengarkan lagu.

BACA JUGA: Review Monitor Gaming Benq Mobiuz EX2710 – Mewah, Padat, Sempurna

Selain itu untuk menciptakan sebuah game yang sangat solid dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Itu artinya, menaikan game demi membuat para developer balik modal. Hal itu diberitakan Bloomberg dan diucapkan salah satu perwakilan Sony.

Memang pada akhirnya Jim Ryan sendiri menyangkal berita yang diutarakan oleh Bloomberg tersebut. Namun sepertinya, jika harga sebuah game mencapai US$70 atau Rp1 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs Rupiah, itu akan menjadi hal yang berat.

Di salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia, harga sebuah game NBA 2K21 PS5 bahkan mencapai angka Rp955 ribuan. Jangankan di Indonesia, di luar negeri pun hal ini kerap menciptakan berbagai protes. Tentu harga sebuah game yang mahal inilah yang akhirnya justru membuat celah dan perilaku baru para gamer.

Ya, layanan sewa game digital menjadi solusi praktis buat mereka yang mau main game tanpa perlu membayar mahal. Di tahun 2020, angin segar dari bisnis layanan sewa game sudah mulai terlihat dan terbukti.

Xbox Game Pass, EA Play, dan PS Now Meningkat Tajam

layanan sewa game digital

Mahalnya harga game next gen diprediksi akan mendongkrak satu kebiasaan yang awalnya cukup diremehkan. Ya, kebiasaan itu adalah menyewa game digital melalui platform seperti Xbox Game Pass, EA Play, atau bahkan PS Now. Dulu banyak yang mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Microsoft lewat Xbox Game Pass adalah sesuatu yang aneh.

Apalagi di tahun 2020 ketika Microsoft meniadakan kebijakan game eksklusif di mana hampir semua game andalan mereka dirilis di layanan Xbox Game Pass. Tapi ketika Microsoft membeli ZeniMax Media Inc beberapa bulan lalu, di situlah kelihatan bahwa prospek bisnis dari layanan sewa game digital di era modern semakin relevan.

Semakin mahalnya harga game next gen akan menjadi keran pembuka terhadap bisnis layanan sewa game. Hal ini dibuktikan di tahun 2020, di mana dunia sedang mengalami masa-masa sulit akibat pandemi global, layanan sewa game digital macam Xbox Game Pass, EA Play, dan PS Now justru meningkat tajam.

BACA JUGA: Game dengan Mode Multiplayer Rahasia yang Wajib Diketahui

Ketiga layanan ini jika digabungkan bahkan peningkatannya mencapai angka 142%, sesuatu yang tentu sangat fantastis di tengah pandemi. Kemudian dibagi lagi bahwa dari angka 142% itu, Xbox Game Pass mencatatkan peningkatan yang paling signifikan dibandingkan EA Play dan PS Now.

Tentunya aktivitas para gamer untuk melirik layanan berlangganan game harus diakui meningkat. Tercatat di tahun 2020 ini, gamer yang berlangganan layanan sewa game digital naik hingga mencapai 113%.

Hal itu mengungkapkan bahwa gamer sudah mulai melirik opsi penyewaan game digital demi memuaskan dahaga mereka bermain game tapi dengan cost yang lebih murah. Kami sendiri pernah melakukan review pada layanan Xbox Game Pass PC di mana layanan ini memang cukup luar biasa iritnya.

Ditambah saat ini ekspansi yang dilakukan EA lewat EA Play juga tergolong brutal dan menjanjikan. EA mengganti nama layanan mereka dari EA Access atau Origins Access di PC menjadi EA Play. Mereka ingin menciptakan satu branding kuat yang tak membingungkan gamer.

Gilanya, EA Play ini diluncurkan di berbagai platform penjualan game dan penyewaan game. Kalian bisa berlangganan lewat PlayStation Store, Steam. Origins, atau bahkan Xbox Game Pass. Langkah solid ini dilakukan karena EA melihat peluang yang bagus terkait penyewaan game digital.

Solusi Cerdas Daripada Membajak

Bagi yang merasa terlalu mahal dalam membeli game khususnya game-game yang dirilis di PS5, ada baiknya kalian mempertimbangkan untuk hijrah ke console sebelah seperti Xbox Game demi menikmati layanan Xbox Game Pass dengan catatan tidak peduli terhadap game eksklusif yang dirilis di sana. Tapi jika kalian cukup kuat untuk membeli game-nya, kalian bisa bertahan dan membeli satu console lagi yaitu Xbox Series S misalnya.

Atau adalagi langkah yang lebih ekstrem dengan menjadi gamer PC sekalian demi bisa menikmati berbagai layanan menarik yang ditawarkan misalnya saja bermain game online tanpa harus bayar PlayStation Plus atau akses berlangganan lain.

Tentunya yang jelas, naiknya akses layanan sewa game digital membuka peluang dan pilihan lebih banyak lagi bagi gamer. Dari sisi bisnis, ini akan menandai era baru yang lebih luar biasa tentunya.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos