Mengerjakan sebuah proyek game memang membutuhkan sebuah effort, totalitas, dan sedikit keberuntungan. Tiga hal tersebut menjadi hal yang vital agar sebuah proyek game mampu rampung sesuai dengan yang dijadwalkan. Meskipun sedikit terlihat sepele, faktor keberuntungan juga menjadi hal yang penting sekali.
BACA JUGA: Hal-hal Menarik yang Muncul di Trailer Resident Evil Village
Pasalnya beberapa proyek harus terhenti karena kurang beruntung misalnya saja saat kerjasama publisher dan developer putus di tengah jalan atau tiba-tiba studio yang membuat bangkrut. Bicara soal proyek game, kami pernah membahas beberapa game tebaik yang proyeknya dibatalkan. Kali ini kami bakal membahasnya kembali namun khusus untuk genre shooter.
Sebagai salah satu genre yang banyak penggemarnya, ada beberapa game shooter yang justru harus gigit jari karena tidak berhasil rampung hingga proyek ini harus batal di tengah jalan. Kira-kira ada apa saja? Berikut ulasannya!
1. Tom Clancy’s Rainbow 6: Patriots

Salah satu yang sudah dipamerkan sana sini namun harus berakhir tragis! Ya, Tom Clancy’s Rainbow Six: Patriots merupakan salah satu game Ubisoft yang sudah diperkenalkan di beberapa pameran dan sudah mendapatkan banyak peliputan namun berakhir gagal.
Tom Clancy’s Rainbow Six: Patriots memiliki ide brilian di mana game-nya akan memadukan sudut pandang orang pertama dan ketiga. Tadinya game tersebut mau dirilis untuk PC, PlayStation 3, dan Xbox 360 di tahun 2013 sebelum akhirnya dibatalkan dikarenakan produksinya bertepatan dengan pergantian teknologi console hardware ke generasi selanjutnya. Di tahun 2014 Ubisoft memperkenalkan game Rainbow Six untuk next gen console tersebut berjudul Tom Clancy’s Rainbow Six Siege.
2. TimeSplitter 4

Free Radical Design merupakan studio yang mengalami masa-masa berat di tahun 2008 karena dua game-nya gagal dibuat yaitu TimeSplitter 4 dan Star Wars: Battlefront III. Kegagalan ini membuat perusahaan akhirnya diakuisisi oleh Crytek yang kemudian mengubah namanya menjadi Crytek UK.
Yang menjadi pemicunya adalah engine Haze yang digunakan oleh Free Radical Design.
BACA JUGA: 5 Hal yang Masih Belum Diketahui Soal PlayStation 5
Di tahun 2018, sebenarnya TimeSplitter 4 memiliki angin segar untuk dilanjutkan kembali proyeknya setelah THQ Nordic membeli IP dari TimeSplitter. Namun sayangnya proyek tersebut tidak pernah kunjung ada dan harapan untuk melihat kelanjutan seri ini gagal.
3. WET 2: Double feature

WET merupakan sebuah game shooter yang memiliki gaya grindhouse yang dikembangkan oleh Behavior Interactive dan diterbitkan oleh Bethesda untuk PlayStation 3 dan Xbox 360 di tahun 2009. WET 2: Double feature menjadikan Eliza Dushku sebagai protagonist. Tapi sayangnya hal itu tidak banyak membuat gebrakan besar dari ulasan atau penjualannya.
Setelahnya, Behavior Interactive memang sempat mengumumkan sekuel ini sedang dibuat. Tapi sayangnya, WET 2 tidak kunjung hadir menyapa gamer. Padahal beberapa konsep art dan hal-hal menarik soal WET 2: Double Feature sudah diluncurkan dan diketahui publik.
Tidak jelas apa yang membuat proyek ini terhenti, namun kurang hype-nya seri pertamanya pasti menjadi faktor terbesar mengapa proyek sekuel dari WET 2: Double feature tidak dilanjutkan.
4. Contra Spirits 64

Selain terkenal di mesin Arcade, Contra benar-benar terangkat namanya setelah diluncurkan untuk Nintendo. Contra menjadi salah satu game shooter legendaris terbaik yang pernah kita mainkan sebagai seorang gamer. Oleh sebab itu yang belum merasakan sensasi memainkan Contra tentu saja harus mencobanya.
Kesuksesannya di Nintendo membuat game ini bakal dibuatkan versi N64-nya dengan nama Contra Spirits 64. Tapi sayangnya, tidak ada pengumuman lebih lanjut mengenai game yang satu ini hingga akhirnya gamer menganggap bahwa proyek tersebut sudah dibatalkan.
Namun gamer masih tetap mendapatkan game Contra baru setelah Contra versi Nintendo yaitu C: The Contra Adventure untuk PlayStation 1.
5. Six Days in Fallujah

Six Days in Fallujah merupakan game Konami tentang konflik yang ada di Irak dan kisah ini diangkat dari kisah nyata. Six Days in Fallujah sudah memamerkan banyak sekali aset termasuk konsep art, screenshot, dan gameplay video. Namun sayangnya, Konami memutuskan untuk membatalkan game shooter yang satu ini karena menerima reaksi negatif.
Six Days in Fallujah sebenarnya tidak tampil buruk namun sayangnya judulnya dianggap terlalu kontroversial dan bisa memicu gelombang protes yang luar biasa. Konami enggan mengambil risiko sehingga game ini akhirnya dibatalkan dan tak pernah lagi disebut-sebut oleh Konami.
