Kalau kamu pernah membaca novel atau menonton film Harry Potter, mungkin kamu termasuk salah satu orang yang berangan-angan betapa serunya memainkan olahraga para penyihir, yaitu Quidditch. Beda dari olahraga biasa, di sini kamu akan terbang menggunakan sapu ajaib kemudian berebut poin melawan tim lain, baik dengan cara memasukkan bola ke gawang atau menangkap makhluk bernama Snitch.
Mungkin kita tidak akan pernah bisa memainkan Quidditch di dunia nyata, tapi setidaknya kita bisa merasakan keseruan serupa melalui video game. Itulah yang berusaha diwujudkan oleh Blue Isle Studios dalam game terbaru mereka, Broomstick League.

Mirip seperti Quidditch, di sini kamu berperan sebagai penyihir yang memainkan olahraga dengan sapu terbang melawan tim penyihir lainnya. Namun dibandingkan Quidditch, Broomstick League memiliki sejumlah perbedaan cara bermain. Salah satunya adalah ukuran bola. Broomstick League menggunakan bola yang lebih besar dari Quidditch, dan kamu tidak memegangnya secara langsung melainkan harus mengontrolnya dengan ilmu sihir.
Broomstick League juga tidak memiliki peran Seeker yang bertugas mengejar Snitch, menjadikan game ini terasa lebih mirip sepak bola tradisional atau futsal ketimbang olahraga fiktif. Game ini memang tidak berafiliasi dengan Harry Potter ciptaan J.K. Rowling, sehingga wajar kalau ada banyak perbedaan di antara keduanya. Kalau saya perhatikan, feel permainan Broomstick League justru terlihat sedikit menyerupai Rocket League, termasuk gaya desain dan efek-efek visualnya.

Aspek menarik lainnya dari Broomstick League adalah kustomisasi. Kamu dapat memilih karakter, tongkat sihir, sapu, dan benda-benda sihir lainnya. agar bisa tampil gaya di arena. Tiap pemain juga bisa membawa sejumlah ilmu sihir untuk digunakan, seperti sihir untuk menarik bola, teleportasi, dan lain-lain.
Arena tempat kamu bertarung pun terkadang mengandung elemen atau makhluk-makhluk sihir, bisa jadi penghalang atau malah membantumu memenangkan pertandingan.
Broomstick League sudah melalui tahap beta testing sejak akhir tahun 2019 kemarin, dan baru-baru ini diluncurkan untuk Steam dalam program Early Access. Blue Isle Studios berencana memboyong game ini ke PS4 dan Xbox One, namun belum ada jadwal pasti kapan versi console tersebut akan dirilis. Apakah kamu tertarik untuk memainkannya?
