Ada kabar yang cukup mengejutkan di Steam Winter Sale kali ini yakni diskon besar-besaran yang diberikan oleh Steam pada game The Evil Within. Ya, game ini mendapatkan diskon yang luar biasa sadis yakni sebanyak 75% hingga harganya menyentuh angka Rp133 ribu untuk pertama kalinya.
Sebelumnya, The Evil Within 2 selalu anteng di angka Rp200 ribuan ketika Steam Sale berlangsung. Kenapa Gimbot tahu? Karena game yang pertama kali selalu Gimbot cek ketika Steam Sale berlangsung adalah game ini.
Turun hingga angka Rp133 ribuan, The Evil Within 2 jadi salah satu game yang sangat harus dibeli di Steam
Winter Sale kali ini. Kenapa? Setidaknya ada beberapa alasan.
Berikut
ulasannya!
Lebih Dahsyat Dibandingkan Seri Pertama

The Evil Within pertama menurut Gimbot pribadi sudah cukup dahsyat khususnya dari elemen horor yang disajikan. Di 30 menit pertama, gamer bakal disajikan berbagai intensitas yang luar biasa sekaligus mengerikan. Banyak hal absurd dan susah dimengeri yang membuat kita akhirnya hook untuk memainkan game ini hingga akhir.
Tapi sayangnya, ada beberapa elemen yang dieksekusi kurang baik misalnya saja optimalnya frame rate, letter box, dan visual yang masih blur atau pop-up di sana sini. Tapi di seri kedua, Tango Gameworks melakukan berbagai improvisasi.
BACA JUGA: Segelintir Detail Menarik Seputar The Wolf Among Us 2!
Hasilnya, frame rate jauh lebih stabil, texture pop-up tidak ada, blury tidak ada, dan letter box juga dihilangkan. Engine yang digunakan juga sepertinya berbeda dibandingkan seri pertamanya. Selain itu, elemen jump scare dan intensitas horor juga ditambah hingga kita berada di level selanjutnya.
Cerita Lebih Jelas, Sisi Lain Sang Jagoan Terungkap
Di game ini kita masih bakal terhubung dengan hal-hal mind blowing seperti organisasi MOBIUS,
Juli Kidman, dan tentunya kehidupan Sebastian Castellanos sang protagonist
utama. Tapi yang jadi fokus bukan MOBIUS seperti seri awal.
Memang MOBIUS akan
tetap jadi latar belakang, namun yang difokuskan adalah keluarga Sebastian
Castellanos.
Benar, istri dan anaknya akan terungkap. Hubungan personal inilah yang membuat gamer wajib memainkan The Evil Within 2 dan membelinya di Steam Winter Sale 2019. Kita bakal diperlihatkan masa lalu Sebastian dan keadaan Sebastian pasca kejadian di The Evil Within pertama.
Fokus cerita yang lebih simpel yakni hanya pada keluarga Sebastian membuat game ini lebih mudah dicerna terutama bagi gamer yang gampang pusing ketika dihajar cerita yang rumit.
Semi Open-World Gameplay

Jika di seri pertama tujuan kita hanya untuk selamat dari ancaman dan berjalan dari titik A ke titik B, di The Evil Within 2, perjalanan kalian lebih luas di mana game ini mengedepankan semi open-word gameplay. Tak harus bergerak sesuai tujuan, kalian bisa menyelesaikan side quest terlebih dahulu, mengumpulkan resource, melawan mini boss sebelum melanjutkan permainan mengikuti inti cerita.
Gameplay seperti ini bisa kita lihat di game-game seperti God of War misalnya. Dengan begini, gamer bakal memiliki kesempatan untuk bertahan hidup karena ada banyak sekali resource yang bisa didapatkan.
Gameplay semi open-world ini juga cukup keren karena gamer bakal mendapatkan intensitas horor yang lebih banyak ketika melakukan eksplorasi. Tak cuma, itu, resource yang gamer dapatkan nantinya juga bisa digunakan sebagai alat crafting berbagai senjata.
Di seri pertama, tidak ada elemen crafting sehingga elemen ini baru disuntikan dan eksklusif di The Evil Within 2 saja.
