Yang namanya sebuah teknologi, tentu saja berkembang dari yang tadinya biasa saja menjadi luar biasa. Perubahan memang diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan zaman termasuk console. Ada banyak sekali console-console yang ada akhirnya tak mampu mengikuti perubahan.
Selain itu, perubahan juga dituntut untuk bisa diikuti oleh para penggunanya. Salah satu yang berubah jelas adalah console PlayStation. Dari masa ke masa, ada perubahan signifikan yang terjadi pada tubuh PlayStation.
Lantas perubahan apa sajakah yang terjadi? Berikut ulasannya.
DualShock Wireless

Di era PlayStation 1, hal yang paling rumit sudah jelas adalah kabel-kabel dari DualShock yang berantakan. Selain itu, kabel-kabel ini juga terkadang jadi biang masalah jika DualShock yang dipakai tidak bisa.
DualShock menggunakan kabel sejatinya bertahan hingga era PlayStation 2. Mulai dari PlayStation 3, Sony menyematkan sebuah teknologi wireless di dalam DualShock tersebut. Memang DualShock masih bisa menggunakan kabel berupa USB. Tapi jika bisa wireless, kenapa harus pakai kabel.
Gamer hanya perlu melakukan charge sampai baterai DualShock penuh.
Hardisk Drive

Di era PlayStation 1 dan awal PlayStation 2, teknologi yang terbaik untuk melakukan penyimpanan adalah Memory Card. Dengan teknologi ini, gamer bisa melakukan save game saja. Tapi di era kematangan PlayStation 2, ada perubahan yang cukup signifikan yakni perubahan alat penyimpanan menggunakan Hardisk Drive (HDD).
HDD di era PlayStation 2 mampu menampung game dan save game kita jika tidak salah. Kemudian teknologi ini semakin bagus di era PlayStation 3 dan semakin sempurna di era PlayStation 4. Kini, tak ada lagi Memory Card dan diganti oleh HDD.
BACA JUGA: Diakuisisi Sony, Berikut Profile Singkat Insomniac Games
HDD juga jauh lebih sempurna karena file game bisa disimpan di situ sedangkan Memory Card tak mampu melakukan itu karena hanya mampu menampung file save game saja.
Game Digital

Di zaman PlayStation 1 dan awal PlayStation 2, gamer yang bermain game harus menggunakan disc untuk bisa memainkannya. Barulah ketika HDD diperkenalkan, PlayStation 2 bisa memasukan soft file ke dalam HDD untuk dimainkan.
Tapi di situ, konsep game digital mungkin masih sebatas angan-angan saja. Konsep ini mulai disempurnakan di era PlayStation 3 dan semakin solid di PlayStation 4. Gamer kini bisa membeli game non disc di situs Sony.
Dengan begitu, gamer hanya perlu membeli, mengunduh game, lantas langsung memainkannya. Ini juga merupakan solusi jika disc drive yang ada pada console rusak atau mengalami eror.
Kemampuan Internet

PlayStation 1 dan PlayStation 2 mungkin menjadi era keemasan bagi game-game multiplayer. Kenapa? Keterbatasan teknologi console dalam menangani internet membuat gamer harus melakukan split screen dan bermain langsung jika ingin menikmati game multiplayer.
Konsep soal game multiplayer online memang sudah digalakkan sejak munculnya PlayStation 3. Namun hanya sedikit game yang mengusung tema multiplayer online. Konsep ini akhirnya diperkuat di PlayStation 4 dengan banyaknya game multiplayer online.
BACA JUGA: 5 Game Terbaik Spider-Man yang Layak untuk Dimainkan
Selain itu, internet pada console juga kini menjadi hal yang wajib. Kenapa? Internet diperlukan untuk melakukan update software dan mengundung game digital jika kalian membelinya lewat toko Sony. Kemampuan console dalam menghandle internet menjadi salah satu perubahan yang tak disangka-sangka oleh gamer pada zaman dulu.
Kemampuan Visual

Tentu ini perubahan yang cukup signifikan terjadi dari era PlayStation 1 yang punya kekuatan gambar 8 bit ke era PlayStation 4 yang punya kekuatan gambar 4K meski tidak native. Resolusi yang jauh ini juga membuat PlayStation berkembang secara visual.
Kekuatan visual ini memang didasari oleh kemampuan hardware PlayStation yang kini jauh lebih dahsyat dibandingkan dulu.
