5 Kekurangan Apex Legends yang Perlu Diperhatikan Developer!


kekurangan apex legends

Apex Legends menjadi sebuah game battle royale telah sukses mencuri perhatian lebih dari 10 juta gamer di dunia.

Tentu saja ini tidak terlepas dari free to play yang artinya hampir semua gamer di seluruh dunia yang penasaran dengan hype game ini bisa langsung mencobanya tanpa harus berpikir dua kali.

Menjadi sebuah game yang populer tentu saja tidak luput dari kekurangan dong dan ada banyak PR yang memang harus dituntaskan oleh Respawn Entertainment selaku developer.

Berikut ini adalah 5 kekurangan Apex Legends yang sebaiknya harus lebih diperhatikan oleh Respawn Entertainment!

Baca Juga: 5 Alasan Apex Legends Lebih Baik dari PUBG dan Fortnite

1. Mode Permainan

kekurangan apex legends
Sumber : Norsenotes

Sejujurnya saya tidak terlalu membutuhkan mode Solo, tapi mode Trio yang ada sekarang bisa sangat terbatas untuk beberapa gamer.

Mode Duo mungkin akan sangat tepat jika kamu hanya ingin bermain bersama teman secara duet dan mengurangi resiko bergabung bersama pemain yang kemungkinan nantinya bisa menjadi beban dalam tim.

Dengan opsi mode yang lebih beragam, tentu saja akan berpengaruh pada mekanisme kerja tim secara keseluruhan.

2. Balancing Legends

kekurangan apex legends
Sumber : Ordinary Reviews

Salah satu pekerjaan paling berat developer untuk game kompetitif adalah penyeimbangan hero (balancing). Legends menjadi salah satu kekurangan Apex Legends yang seharusnya diperhatikan oleh Respawn Entertainment.

Beberapa Legends terlihat terlalu OP (overpowered), sementara Legends lainnya agak tidak berguna.

Sebagai contoh, Pathfinder sudah banyak dihujat oleh para komunitas sebagai Legends yang jelek dengan kekuatan ultimate yang paling tidak berguna.

Atau Mirage yang bisa membuang banyak klon dan menjadi tidak terlihat oleh para musuh. Tapi hal semacam itu membuat klon itu sendiri menjadi tidak berguna karena musuh bisa saja berasumsi bahwa kapan pun sekolompok klon Mirage muncul, tidak ada dari mereka yang nyata karena yang asli tidak terlihat.

3. Hilangnya Beberapa Fitur Dasar

kekurangan apex legends
Sumber : Digg

Ada beberapa fitur dasar di Apex Legends yang hilang. Meskipun terdengar sepele, tapi sebenarnya beberapa fitur dasar juga sangat penting.

Yang pertama adalah sistem report, di mana terkadang dalam sebuah game kompetitif kita akan bermain bersama pemain toxic atau bahkan pengguna cheat. Nah fitur report ini sangat penting agar komunitas di Apex Legends selalu sehat.

Yang kedua adalah cara berteman yang lebih mudah. Fitur dasar ini sangat sulit dilakukan untuk platform PC.

Yang terakhir adalah fitur “stay as a party” atau tetap bersama grup yang sama di pertandingan berikutnya. Ini merupakan salah satu fitur dasar yang sudah sering saya jumpai di banyak game kompetitif, misalnya Overwatch.

4. Item Kosmetik Kurang Menarik

kekurangan apex legends
Sumber : DualSockers

Loot box di Apex Legends memang tidak terlalu bermasalah (karena memang bisa diperoleh secara gratis).

Secara garis besar saat artikel ini ditulis, microtransaction di Apex Legends tidak terlalu menyeramkan, karena hanya berfokus pada penampilan atau membuat karakter tampil beda.

Yang menjadi kekurangan Apex Legends untuk masalah ini adalah Respawn Entertainment harus memikirkan desain item kosmetik yang lebih baik. Meskipun desain memang masalah selera individu, tapi sebagian besar item kosmetik rare terlihat tidak terlalu worth.

Respawn perlu untuk mempekerjakan beberapa artis yang benar-benar berbakat dan bisa menciptakan sebuah item kosmetik yang lebih menarik dan keren.

5. Loot yang Lebih Merata

kekurangan apex legends
Sumber : Gamespot

Ini mungkin bisa menjadi salah satu kekurangan Apex Legends, tapi juga bisa menjadi kelebihannya. Game ini memang memiliki ukuran map yang kecil, yang membuat tingkat konflik antar pemain lebih tinggi.

Tapi kekurangannya adalah Respawn Entertainment harus benar-benar memperhitungkan loot yang tersebar di segala penjuru map.

Setelah beberapa hari bermain, saya sering terlibat baku tembak tanpa senjata sama sekali, padahal saya telah memeriksa beberapa ruangan untuk mencari senjata.


Like it? Share with your friends!

Era

Facebook Comments