PlayStation 2 menjadi salah satu console paling legendaris. Bukan hanya karena terobosannya yang luar biasa namun juga karena tingkat penjualannya yang memuaskan bahkan menjadi console PlayStation dengan penjualan terbaik yang pernah ada.
Di era PlayStation 2 juga banyak sekali developer yang mencoba berbagai hal-hal baru, salah satunya adalah dengan dibuatnya game horor. Di era PlayStation 1, game horor memang menjadi genre yang tidak begitu banyak meluncur jumlah game-nya.
Namun di era PlayStation 2, jumlah game horor meningkat. Sejauh ini ada beberapa game horor yang sangat menyeramkan yang meluncur di era PlayStation 2. Gimbot bakal mengulasnya satu per satu sekaligus memberikan pengalaman kepada gamer-gamer muda yang belum mencoba era PlayStation 2.
Resident Evil 4

Resident Evil merupakan salah satu genre yang cukup banyak melakukan perbaikan dari seri ke seri terutama dari sudut pandang kamera. Di era PlayStation 1, Resident Evil digarap menggunakan kamera tank control namun ketika era Resident Evil 4, semuanya dirombak.
Bukan hanya sudut pandang kamera, namun juga dari segi gameplay dan tingkat kesulitan yang ada di dalamnya. Game ini menggunakan kamera third person over the shoulder atau sudut pandang kamera orang ketiga dari bahu.
Perubahan kamera ini mengilhami banyak sekali game setelahnya. Bahkan God of War yang meluncur di PlayStation 4 menggunakan kamera serupa. Tak heran jika Resident Evil 4 menjadi salah satu game terbaik yang pernah dimiliki PlayStation 2.
Untuk tingkat kengerian dan survival, game ini cukup susah untuk diselesaikan. Bahkan zombie biasa terasa benar-benar menyulitkan. Pertarungan boss juga digarap dengan cukup epik di mana ada beragam cara yang dieksekusi di setiap boss.
Tak berlebihan rasanya menjadikan Resident Evil 4 sebagai salah satu game horor PlayStation 2 terbaik.
Silent Hill 2
Harus diakui jika Silent Hill merupakan game yang mengawali terbuatnya genre psikologis. Kemunculan Silent Hill di PlayStation 2 menjadi puncak di mana genre horor psikologis menjadi primadona. Di game ini gamer bakal disajikan kengerian demi kengerian di sebuah desa terpencil. Tujuannya hanya satu yakni bertahan hidup dan mencapai tujuan tertentu misalnya mencari tahu apa yang sedang terjadi.
Dalam perkembangannya, Silent Hill terus berevolusi ke berbagai bentuk bahkan di Silent Hill 4, ada banyak perbaikan yang dilakukan misalnya mengubah sistem inventory, manajemen senjata, dan menetapkan bahwa setiap area yang dilalui berbeda.
Sementara untuk versi Shattered Memories, itu merupakan remake untuk Silent Hill pertama yang meluncur di PlayStation 1, namun mengubah beberapa hal misalnya saja ending yang didapat sesuai dengan tindak tanduk pemain selama permainan berlangsung sehingga plot yang dihasilkan tidak linier.
Meski karakternya kerap berbeda, namun sejatinya, para jagoan-jagoan di Silent Hill itu kerap terhubung dalam sebuah hal kecil meskipun kesannya cenderung memaksakan. Sayangnya seri ini tenggelam begitu saja tanpa ada kejelasan.
Fatal Frame

Di Amerika, game ini bernama Fatal Frame meskipun di benua lain namanya bisa saja berbeda. Beberapa mengenalnya sebagai nama Project Zero sementara di Jepang, disebut Zero saja. Apapun itu, Fatal Frame dulu adalah game horor yang kemunculannya patut diperhitungkan pemain.
Di setiap seri, jagoan yang ada di game ini berbeda namun inti permainannya tetap sama di mana gamer harus melakukan eksplorasi di area-area Jepang yang menyeramkan.
Yang lebih gila, dalam petualangannya kalian tidak bakal dibuat tenang karena kehadiran hantu yang selalu muncul di situasi tak terduga. Satu-satunya cara untuk mengalahkan mereka hanyalah dengan menggunakan kamera yang membuatmu harus melihat hantu tadi dari sudut pandang orang pertama.
BACA JUGA: Tiga Detail Rahasia Yang Terungkap di Balik Demo Silent Hills P.T.
Tak cuma hantu biasa, di game ini ada hantu khusus di mana mereka hanya terlihat jika kita menggunakan kamera. Tapi, ada satulagi tipe hantu di mana kita bakal dibawa ke masa lalu kelam. Meski tak mematikan, namun itu bakal mempengaruhi psikologis gamer ketika bermain.
Fatal Frame juga memiliki sistem radar khusus bernama Filamen yang berguna untuk menunjukkan kapan hantu bakal datang untuk memberi kalian jumpscare. Nama Fatal Frame meningkat selain karena mengerikan, di game ini visual dan audio digarap dengan cukup signifikan hingga menghasilkan kengerian yang nyata.
Bisa dibilang, Fatal Frame sama seperti Silent Hill yang menjadi puncak horor di era PlayStation 2.
Clock Tower 3
Clock Tower 3 mengubah gameplay dalam seri Clock Tower secara signifikan. Alih-alih menggunakan poin of click seperti game sebelumnya, Clock Tower 3 justru menggunakan control penuh seperti game pada umumnya. Ya, itulah yang kemudian membuat nama Clock Tower 3 kemudian naik dan menjadi salah satu game horor terbaik di PlayStation 2.
Ya, para penggemar horor yang tak suka dengan mekanisme poin of click bisa memainkan Clock Tower 3 dengan sangat luas. Di game ini kita selalu fokus untuk berlari dan bersembunyi. Dalam pengaplikasian gameplay, yang paling ciamik adalah bahwa jagoan utama kalian, Alyssa bisa tersandung ketika melakukan pelarian. Elemen ini kecil namun mampu membuat gamer tegang.
Tak hanya itu, saat Alyssa terpojok, dirinya bakal susah dikontrol dan akhirnya justru menyerah ditangkap oleh para musuh yang mengerikan. Dengan perubahan total mekanisme yang ada, Clock Tower 3 menjadi game horor PlayStation 2 terbaik yang wajib diketahui oleh gamer–gamer muda.
Siren
Bagi para penggemar horor, Siren merupakan opsi terbaik yang hanya bisa kalian temukan di console PlayStation 2. Ya, yang disebutkan merupakan game yang punya tingkat kesulitan yang cukup untuk menguji nyali kalian. Meskipun di seri kedua, Siren mengalami perbaikan dan salah satunya adalah dari segi tingkat kesulitan yang dibuat sedikit lebih mudah bagi para pemain.
Dalam game ini , gamer harus berhadapan dengan sebuah makhluk bernama Shibito yang gemar memburu korbannya dalam lingkungan gelap gulita. Nah, di situlah kalian harus berpetualang dan mengalahkan Shibito tentunya.
Di awal masa kemunculannya, Siren menyajikan tingkat kesulitan di atas rata-rata game horor lainnya. Kesulitan pengendalian kontrol yang dikombinasikan dengan keberadaan obyektif misi (misalnya menjaga seseorang namun sambil menghadapi musuh) membuat game ini terbilang luar biasa susah.
Sedangkan di seri kedua, semua fitur ditingkatkan. Yang ditambahkan antara lain kemampuan untuk menghadapi Shibito, AI musuh yang dibuat lebih cerdas, dan musuh yang bisa bangkit kembali karena dihidupkan oleh jenis roh tertentu.
Dengan segala elemen menarik dan keunikannya tersendiri, Siren wajib menjadi salah satu hiburan horor yang patut kamu coba di console lawas ini. Oya, seri pertama game ini juga tersedia di PS4 juga loh, tetapi hanya di PSN kawasan Amerika Serikat saja.
