XDefiant Harus Ditunda Karena Permasalahan Sertifikasi PlayStation & Xbox!


Sedikit langkah mundur sebelum perilisannya.

Ubisoft baru saja mengumumkan kabar buruk mengenai perkembangan dari game berjudul XDefiant. Pasalnya, game tersebut baru saja mendapatkan kabar ditolak dan gagal dalam uji coba sertifikasi untuk PlayStation dan Xbox. Artinya, game ini masih belum layak untuk lolos dan masuk serta dimainkan di kedua console tersebut.

Adapun permasalahan yang disebabkan oleh batalnya sertifikasi ini tentu berhubungan dengan sistem kedua console ini. Jadi, masuknya XDefiant terlihat masih memiliki banyak bug dan permasalahan yang akan membuat console gamenya gagal merespon. Contohnya seperti masalah trophy yang dilacak dengan salah, daftar teman yang masih error dan masih banyak lainnya.

BACA JUGA: Spesifikasi Minimal Untuk Bermain Mortal Kombat 1, Jadi Game Fighting Terberat!

Jadi permasalahan ini tidak sepenuhnya berada di bagian gameplay, dan bukan berarti XDefiant sendiri memiliki gameplay yang jelek. Hanya saja sistemnya masih belum pas ketika dimainkan pada kedua console tadi. Namun, kabar baiknya pihak Ubisoft sendiri sadar akan hal ini dan mengumumkan kalau mereka akan merilis versi update yang lebih baru minggu ini dan siap diuji coba ulang.

XDefiant sendiri adalah salah satu game baru dari franchise Tom Clancy’s, dan namanya sudah sering diomongkan oleh komunitas game FPS. Game ini adalah free to play dengan live service yang diharapkan bisa berlangsung dalam jangka panjang. Harapan besar tentu diberikan komunitas FPS kepada game ini, dan berita penundaan perilisannya sedikit membuat komunitas kecewa.

XDefiant membawa gameplay FPS yang nyata, sebagai salah satu tujuan Ubisoft membuat game ini. Gamenya akan membawa gameplay 6v6 dengan pertempuran yang realistic, mulai dari senjata dan pergerakannya. Game ini ditargetkan untuk rilis di PlayStation 4 & 5, Xbox One dan Series X|S, tidak ketinggalan pastinya PC juga.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.