Review The Almost GoneGame Puzzle dengan Diorama Indah

Meskipun sangat sederhana dan singkat, The Almost Gone mampu menyajikan pengalaman puzzle yang menarik hanya dengan diorama.


review-the-almost-gone-featured

Sejak tanggal rilisnya diumumkan, game puzzle buatan Happy Volcano The Almost Gone langsung menarik perhatian saya. Alasannya tentu saja visualnya yang minimalis tapi tetap terlihat indah.

Karena saya sendiri juga suka dengan game puzzle, saya tentu mencoba game ini ketika rilis tanggal 25 Juni lalu. Meskipun secara keseluruhan cukup singkat, saya cukup suka dengan pengalaman yang saya dapatkan.

Puzzle di Tengah Diorama Indah

review-the-almost-gone-4

Begitu mulai bermain, saya langsung tahu bahwa game ini punya presentasi indah sesuai dengan yang dijanjikan. Selama permainan kamu harus melewati lima chapter, masing-masing terdiri dari sejumlah Diorama dengan tema yang berbeda mulai dari rumah, pekarangan, hingga rumah sakit.

Masing-masing chapter diwakili dengan satu warna. Misalnya chapter pertama di rumah menggunakan warna pink, sementara pekarangan menggunakan warna hijau. Tiap area atau ruangan juga diisi oleh objek yang biasanya kamu temui di lokasi tersebut di dunia nyata. Tapi selain itu ada juga beberapa objek unik yang misterius, misalnya akar pohon yang sepertinya menjalar di berbagai tempat.

Dilengkapi dengan ambiance bernuansa misterius, The Almost Gone berhasil memberikan presentasi yang sangat bisa dinikmati.

Diorama Berisi Petunjuk dan Misteri

review-the-almost-gone-2

Sepanjang lima chapter, puzzle di The Almost Gone punya premis dan objektif yang kurang lebih sama. Kamu harus menemukan kunci yang membuka pintu ke chapter berikutnya. Kunci ini punya bentuk yang beragam di masing-masing chapter mulai dari kode gembok yang terlampir di surat, hingga foto yang harus kamu masukkan ke dalam sebuah proyektor.

Layanya game point and click, kunci yang kamu cari tersebar di berbagai ruangan di chapter tersebut dan biasanya tersembunyi di balik item yang ada di ruangan tersebut. Item yang saya maksud adalah objek-objek yang membuat tiap ruangan di The Almost Gone terlihat indah.

Tapi tidak semua kunci mudah ditemukan. Kadang item yang membawamu ke kunci tersebut berada di objek yang tersembunyi. Selain itu, meskipun harus mengumpulkan kunci, The Almost Gone tidak pernah menjabarkan apa kunci apa yang harus kamu kumpulkan dan di mana pintu ke chapter berikutnya. Artinya sebelum mulai mencari solusi untuk tiap puzzle, kamu harus bisa mengamati dan menganalisa fungsi tiap objek dan ruangan yang kamu temui dengan cermat. Hebatnya, semua tetap dibungkus dalam setting diorama yang indah.

review-the-almost-gone-3

Lalu selain menjadi bagian dari potongan puzzle, diorama yang disajikan dalam The Almost Gone juga berhasil menjadi medium untuk menceritakan kisah di dalam game ini. Ketika memeriksa sebuah objek, karaktermu akan memberikan komentar terhadap objek tersebut. Kadang komentar tersebut berisi petunjuk puzzle, tapi kadang komentar tersebut berisi kenangan dan nasib yang dialami oleh karaktermu yang cukup gelap dan tragis. Sedikit peringatan, game ini mengangkat tema cerita yang sensitif dan mungkin tidak cocok untuk

Intinya, The Almost Gone sukses menggunakan diorama untuk menyajikan sebuah game puzzle yang cukup menarik lengkap dengan cerita yang membuatmu penasaran. Semuanya disajikan dalam presentasi visual yang minimalis dan tanpa menyuarakan satu katapun.

review-the-almost-gone-1

Jika kamu suka dengan game puzzle singkat yang menarik dan/atau suka game dengan visual yang indah, kamu mungkin suka dengan The Almost Gone. Kamu bisa memainkannya di PC, Nintendo Switch, atau smartphone.


Kaoru

Hmmm...